Blog Apa Aja
Sumber Artikel Gue

Jangan Lupa Mampir Y

Blog Apa Aja

FaceBook n Twitter
Add n Follow Me, Join Group


Facebook :
Join Group In Facebook
Add Me As Friend

Twitter :
Follow Me


Hope U Like This Feature


Dengan Fitur Di Atas, Semoga Sobat Bisa Lebih Dekat dengan Blog Apa Aja

NOT Your Language..? Translate It..!!!

English French German Spain Italian Dutch Russian Portuguese Japanese Korean Arabic Chinese Simplified

Perlu Waktu 3 Bulan Untuk Mengantri Gigolo !

Minggu, 16 Mei 2010

Jadilah Yang Pertama Men-shared Artikel Ini Ke Teman-Teman yang Lain..
www.tips-fb.com Buzz It Twitter submit button



Meski kontroversi film Cowboys in Paradise di Bali sudah mulai mereda, fenomena gigolo atau pelacur pria agaknya selalu menarik untuk dibicarakan. Di Bali, untuk bisa menyewa seorang gigolo profesional dan tergolong laris, seorang ‘konsumen’ harus rela antre hingga 3 bulan.

Fakta menarik ini disampaikan ahli kesehatan jiwa Bali, yang juga pengamat masalah sosial, Profesor dr. LK Suryani.

Menurut Suryani, fenomena gigolo di Bali sudah ada sejak dulu dan sudah tidak tabu lagi dibicarakan di Bali. Beda dengan status pelacur wanita (PSK) yang tergolong hina, gigolo atau pelacur pria justru ada dalam posisi status membanggakan, bagi para pelakunya (gigolo).

“Di Bali, gigolo itu sudah ada sejak dulu, sejak saya mulai buka praktek (psikiater). Saya pernah menangani gigolo yang datang ke tempat saya untuk konsultasi. Bahkan ada gigolo yang mempunyai kartu berisi namanya dan nomor kontak yang bisa dihubungi para pelanggan maupun calon pelanggannya. Mereka amat bangga dengan profesinya, karena bisa memperoleh kenikmatan (seks) dan materi dengan mudah,” jelas Suryani belum lama ini.

Menurut Suryani, seorang gigolo yang sudah punya nama akan sangat mudah mendapatkan pelanggan, terutama dari kalangan wanita yang haus kepuasan seks.

“Untuk bisa mendapatkan pelayanan dari seorang gigolo yang sudah punya nama, dulu ada pelanggan yang harus rela antre hingga 3 bulan,” kata wanita yang aktif dalam penanganan penderita gangguan jiwa dan upaya pencegahan bunuh diri di Bali ini.

Gigolo dalam kehidupan sehari-hari, kata Suryani, tidak semuanya memiliki wajah ganteng dan bertubuh atletis ataupun kekar.

“Tidak seperti yang terlihat di tayangan televisi, gigolo yang disukai turis wanita asing itu kebanyakan tidak berwajah ganteng, malah kulitnya hitam-hitam. Bahkan ada yang kulitnya panuan,” ujarnya.

Terkait keberadaan gigolo di Bali, Suryani menyayangkan adanya diskriminasi antara pelacur wanita dan pelacur pria atau gigolo. Operasi penyakit masyarakat yang gencar dilakukan aparat berwenang selama ini, hanya menyasar pelacur wanita atau WTS.

“Sementara gigolo dianggap sebagai suatu hal yang wajar dan tidak pernah mendapat hukuman dari masyarakat, ” pungkasnya.

Sharing Itu Indah
Jika Sobat Suka Dengan Artikel Ini, Jangan Lupa Sharing Ke Teman yang Lain y
^_^y

Yuk Sebarkan Artikel ini ke Temen-Temen yang Laen
Share |
Agar Teman-Teman Anda Mendapat Manfaat Dari Artikel Ini, jangan lupa SHARE di FACEBOOK lewat tombol di bawah ini.
www.tips-fb.comKlik Di Sini Untuk Share Lewat Facebook
Twitter submit buttonKlik Di Sini Untuk Share Lewat Twitter


Masukkan Email Anda Untuk Berlangganan Artikel Terbaru "Evolusi Apa Aja".. GRATIS !!!

>>>
Setelah Daftar, Jangan Lupa Cek EMAIL !!
Anda Akan Dikirimkan Pesan Verifikasi untuk Berlangganan Artikel GRATIS


Seluruh Artikel