Blog Apa Aja
Sumber Artikel Gue

Jangan Lupa Mampir Y

Blog Apa Aja

FaceBook n Twitter
Add n Follow Me, Join Group


Facebook :
Join Group In Facebook
Add Me As Friend

Twitter :
Follow Me


Hope U Like This Feature


Dengan Fitur Di Atas, Semoga Sobat Bisa Lebih Dekat dengan Blog Apa Aja

NOT Your Language..? Translate It..!!!

English French German Spain Italian Dutch Russian Portuguese Japanese Korean Arabic Chinese Simplified

Tampilkan postingan dengan label k_Pengetahuan_Umum. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label k_Pengetahuan_Umum. Tampilkan semua postingan

Ternyata 96% Anak Indonesia Punya Pengalaman Buruk di Internet

Sabtu, 03 Juli 2010


Para orangtua sebaiknya lebih memperhatikan lagi aktivitas online anak-anaknya. Sebab, berdasarkan riset dari Symantec, perusahaan keamanan internet, 96% anak di Indonesia punya pengalaman buruk dengan konten negatif di internet.
Konten negatif yang dimaksud tak lain adalah konten dari situs pornografi, kekerasan, perjudian, hingga konten-konten dewasa lain yang belum saatnya diakses oleh anak-anak. Demikian menurut Effendy Ibrahim, Internet Safety Advocate & Cosumer Bussines Lead untuk Symantec Asia.
“Tiga dari sepuluh orangtua tidak waspada akan konten yang dikonsumsi anak-anak mereka saat online,” papar Ibrahim dalam presentasi Norton Online Family Report 2010 di Hotel Grand Hyatt, Jakarta, Kamis (1/7/2010).
Effendy mengaku, laporan ini bukan untuk menakut-nakuti orangtua, namun lebih ditujukan untuk memperingatkan para orangtua agar lebih menjalin komunikasi dengan buah hati mereka saat mengkonsumsi konten internet.
Terlebih, saat ini rata-rata anak menghabiskan sekitar 64 jam untuk online setiap bulannya. Berdasarkan data Symantec, hanya satu dari tiga orangtua di Indonesia yang memantau konten-konten yang dikonsumsi anak-anak mereka.
Sayangnya, meski orang tua mengetahui kegiatan yang dilakukan anak-anak, mereka masih belum bisa menjalin komunikasi dengan baik terhadap anak. “Beberapa anak pasti mengira bakal dimarahi saat ketahuan mengakses situs dewasa. Seharusnya para orangtua membuka komunikasi dengan hangat dan terbuka,” jelas Effendy.
Pada riset itu juga diketahui bahwa konten negatif yang beredar di internet sedikit banyak mempengaruhi sisi emosional anak-anak. Ada yang merasa marah (53%), kecewa (40%), terganggu, kaget, atau khawatir (semuanya 38%) karena telah melihatnya.
Peran Orangtua

Lalu bagaimana seharusnya sikap orangtua menanggapi hal ini? Orangtua tentu memiliki peranan penting terkait pemahaman konten-konten yang ada di internet.
Menurut Effendy, kombinasi antara teknologi dan cara berkomunikasi terhadap anak adalah hal yang paling penting. Pendekatan preventif jauh lebih baik ketimbang represif dengan sikap menghardik.
Selain itu, orangtua dan si anak juga harus membuat peraturan bersama tentang tata cara berinternet yang sehat di keluarga. Salah satu caranya bisa menempatkan komputer di tempat-tempat strategis di rumah dan seberapa lama akses internet itu diperbolehkan.
Sementara dari sisi teknis, orangtua bisa memilih software penyaring konten negatif di internet. Sudah banyak software gratis untuk melakukan tindakan pencegahan ini, seperti Norton Online Family yang sudah tersedia dalam 25 bahasa dunia.
Riset ini sendiri melibatkan 499 orang dewasa yang berusia di atas 18 tahun. Dari jumlah itu, 102 orang di antaranya memiliki anak berumur 10-17 tahun. Sementara untuk anak-anak yang disurvei ada 112 orang yang berusia 10-17 tahun, semuanya rata-rata menghabiskan lebih dari 1 jam per minggu untuk mengakses internet.
 
 
 
Baca Selengkapnya...

Skandal Dibalik Gerakan Anti Tembakau Global


Judul tulisan di atas melukiskan betapa perang nikotin tidak lebih dari sebuah intrik-intrik korporasi farmasi internasional untuk  meraup keuntungan secara materi melalui teror bahaya racun nikotin. Bagaimana koorporasi farmasi internasional meraup kentungan besar melalui kampanye anti  nikotin, yang mengemas diri sebagai dewa penyelemat dengan menggandeng lembaga publik  dan hukum global. Berikut adalah bagian akhir tulisan Wanda Hamilton yang dinukilkan dari buku Nicotine War.

Perang Nikotin, sebagaimana digambarkan oleh Wanda Hamilton sudah nyaris dimenangkan oleh korporasi-korporasi farmasi internasional. Kemenangan ini, tidak
lepas dari suksesnya kampanye-kampanye internasional yang dilakukan sejumlah NGO anti tembakau dan dukungan dari organisasi kesehatan dunia WHO. Seperti  telah diuraikan sebelumnya, gencarnya perang global melawan tembakau itu diawali dengan peluncuran prakarsa bebas tembakau (Free Tobacco Initiative), yang  menjadi salah satu dsri tiga project cabinet WHO. Program ini merupakan pelaksanaan kebijakan WHO  Health for All in the 21 a Century, di bawah rejim  Direktur Jenderal WHO Dr. Gro Harlem Brundtland, mantan Perdana Menteri Norwegia.

Proyek Prakarsa Bebas Tembakau ini didukung dana dari tiga korporasi farmasi besar, yakni Pharmacia & Upjohn, Novartis, serta GlaxoWellcome. Kemitraan antara
WHO dan ketiga korporasi farmasi itu diumumkan langsung oleh  Brundland dalam pidatonya di forum ekonomi dunia di Davos, Swiss pada akhir Januari 1999. Dalam  pidatonya itu, Brundtland menegaskan, bahwa ketiga korporasi farmasi yang mendukung gerakannya merupakan manufaktur produk-produk Nicotine Replacement  Treatment (NRT).

Proyek prakarsa anti tembakau dari WHO merupakan momentum yang tepat dan menguntungkan bagi korporasi-korporasi farmasi. Setidaknya, ada tiga keuntungan yang  berhasil diteguk dari ketiga korporasi itu. Pertama, melalui proyek prakarsa iniindustri tembakau dapat dibunuh, atau setidaknya dapat dihambat perkembangannya. Kedua, pada saat yang sama, korporasi farmasi dapat leluasa mempromosikan produk-produk terapi pengganti nikotin. Ketiga, hal pertama dan
kedua di atas, dapat dilakukan melalui dan dengan dukungan badan dunia WHO melalui kebijakan dan regulasi yang mematikan industri tembakau. Sekaligus juga
menghidupkan industri farmasi yang menghasilkan dan menjual produk-produk therapi pengganti nikotin. Dengan bantuan WHO pula, program ini bisa leluasa
bergerak ke seluruh dunia menerobos batas-batas kedaulatan suatu negara.

Salah satu hal penting dalam pelaksanaan proyek prakarsa bebas tembakau adalah ketika WHO berhasil meletakkan landasan hukum internasional dalam memerangi  tembakau adalah dengan lahirnya Framework Convention on Tobacco Control (FCTC). Konvensi ini merupakan senjata ampuh untuk mematikan industri tembakau dan meletakkan landasan hukum internasional bagi promosi  dan perdagangan produk obat pengganti nikotin yang dihasilkan dan dijual  oleh korporasi  farmasi.

Tidak ada bisnis yang lebih nyaman dan aman daripada bisnis yang didukung oleh suatu lembaga internasional dan hukum internasional yang dibungkus rapih dan
meyakinkan dengan balutan itikad baik demi kepentingan kesehatan publik. Maka tidaklah heran ketika dalam konvensi ini terdapat artikel khusus yang  memberikan landasan hukum bagi kepentingan bisnis  korporasi-korporasi farmasi sebagaimana tercantum dalam pasal 14 di bawah judul "Demand reduction 
measures concerning tobacco dependence and cessation", dan pasal 22 yang merupakan rujukan dari 14.2.

Proposal ini diajukan oleh Dr. Douglas Bettcher, Direktur Prakarsa Bebas Tembakau WHO. Menurutnya, NRT diakui efektif memacu individu-individu untuk menghentikan kebiasaan merokok. Dua bentuk NRT yang dimasukan dalam WHO Model List of Essential Medicines adalah Transdermal Patches dan Chewing gums. Dengan  demikian, dua model NRT itu secara resmi diakui oleh WHO sebagai obat-obat esensial yang dapat digunakan oleh negara-negara yang ikut meratifikasi  FCTC, dalam pengimplementasian ketentuan pasal 14 FCTC.

Kartel obat-obatan terlarang internasional jelas menghasilkan banyak uang. Namun, risikonya amat tinggi. Termasuk risiko tewas diberondong pelor. Di lain
pihak, perusahaan-perusahaan farmasi bahkan menghasilkan uang lebih tinggi lagi, dan risiko terburuk yang akan mereka hadapi paling-paling adalah gugatan ke
pengadilan. Berapa besar uang yang berputar dalam penjualan obat yang legal?  Menurut Drug Monitor Report dari IMS Health menyebutkan, penjualan obat-obatan
farmasi dunia menca[ai USD 179 miliar untuk tahun fiskal Maret 1998. Dari jumlah itu, USD 68,7 miliar terjadi di Amerika Serikat. Kemudian pada tahun 2000,
penjualan obat di Amerika Serikat melonjak drastis mencapai USD 145 miliar. Dan para pengamat yang memantau pertumbuhan obat-obatan di AS meyakini, kondisi ini masih terus menanjak hingga sembilan tahun ke depan.

Pesatnya pertumbuhan penjualan obat-obatan, bukan dikarenakan munculnya obat-obatan baru yang revolusioner. Menurut laporan public Citizen, hanya 22 persen
dari obat-obatan baru yang dilempar ke pasar dalam 20 tahun terakhir. Beberapa pengamat dan peneliti pasar obat menyebutkan pesatnya angka penjualan obat
bukan karena inovasinya. Tetapi lebih karena perkembangan pemasarannya.

Lembar fakta yang dikeluarkan World Health Organization (WHO)  pada April 1999 meggambarkan dengan sempurna bagaimana para farmakrat memanfaatkan bahasa untuk melancarkan stigmasi dan mendikalisasi terhadap merokok. Traktat WHO juga menyebutkan "merokok" sebagai wabah pediatri. Dimana, perilaku itu dapat membunuh jutaan anak-anak dan orang dewasa. "Wabah ini akan membunuh 250 juta anak-anak maupun orang dewasa yang hidup saat ini, dan sepertiga dari mereka hidup di negara berkembang," begitu  bunyi salah satu traktat WHO. Naskah itu juga menegaskan, bahwa perokok tak akan bisa mengatasi dirinya sendiri, karena mereka ditelikung oleh ketagihan.

Propaganda seperti ini jelas didanai oleh perusahaan-perusahaan farmasi yang memasarkan obat-obat anti nikotin. Legitimasi itu diklaim sebagai lembar fakta
WHO yang ditulis oleh sekelompok ahli dari negara-negara maju dan berkembang, tanpa menyebut nama-nama para ahli yang dimaksud. Namun, tak perlu diragukan lagi sebagian dari mereka pembuat propaganda ini adalah mereka para konsultan perusahaan obat yang kini bermitra dengan WHO. Atau mungkin juga sama dengan para ahli yang menulis panduan klinis  AS mengenai Penanganan Ketergantungan Tembakau.Tak dapat dipungkiri, bahwa masing-masing yang terlibat dalam perang nikotin memang mendapatkan keuntungan yang besar secara materi.

Sayanngya, seperti sudah menjadi suratan takdir dalam sebuah perang. Pasti harus ada yang dikorbankan. Diantaranya yang harus dikorbankan itu adalah ilmu yang jujur, kebenaran, kemerdekaan individu dan jutaan anak-anak dan orang dewasa yang nyata-nyata hidup di negara-negara berkembang. Karena mereka menderita penyakit yang nyata-nyata, bukan rekayasa.

Ketika WHO menerima dana kucuran dari negara-negara donor seperti Amerika Serikat  untuk melenyapkan kebiasaan orang dewasa yang memilih mnggunakan produk legal, hanya dalam kurun waktu setahun ada 5 juta bayi lahir di negara-negara berkembang hanya mampu bertahan hidup pada bulan pertama. 17 juta orang di seluruh dunia tewas terinfeksi parasit.  Dan jutaan warga Afrika Selatan tewas karena terjangkit penyakita HIV.Para farmakrat lebih berminat untuk mengisi
sakunya sendiri, memperkuat kekuasaan poltik dan mengendalikan perilaku warga di negara-negara makmur dari pada menangani penyakit yang sungguh-sungguh nyata dan bisa dicegah di negara-negara berkembang.

Kini bisa dimengerti jika korporasi perusahaan farmasi bersedia mendanai gerakan untuk mengutuk tembakau, melarang iklan tembakau, memberlakukan larangan merokok dan menodorong untuk menangani secara terapis para perokok.  Karena semua langkah itu, secara otomoti akan mendongkrak penjualan produk-produk anti rokok mereka. Akan menjadi lebih menguntungkan jika lembaga-lembaga kesehatan publik, maupun pemerintah ikut serta dalam promosi ini. Agenda suatu korporasi adalah bagaimana mendapatkan uang. Adapun caranya, menjadi tidak penting selama hal itu mendatangkan laba.

Jadi, dipandang dari sudut manapun, perang nikotin hanya menguntungkan bagi perusahaan obat. Semakin gencar perang dilancarkan, maka semakin mendongkrak laba yang mereka peroleh. Karena itu, mereka akan menggunakan berbagai cara untuk membuka jalur-jalur obat-obatan terbaru ke pasar, dan mendorong perkembangan negaraterapeutik lebih lanjut, demi mencetak keuntungan maupun peningkatan laba di kemudian hari.

Yang masih bisa kurang dimengerti sekarang, mengapa para legilator, politisi, pejabat kesehatan publik, dokter, maupun peneiliti ilmiah membiarkan diri
mereka menjadi pengasong obat dan fasilitator program anti tembakau seperti yang dilakukan oleh NAZI pada era zaman Reich ke tiga.  Pada era NAZI, tidak
melarang di luar ruangan. NAZI juga tidak melegitimasi dengan cap bahwa perokok adalah orang-orang yang berpendidikan rendah, miskin atau sedang terganggu
jiwanya.

Dari serangkaian fakta tadi, jelas telah menunjukkan bahwa perang nikotin ini tidak semata-mata masalah nikotin. Juga tidak berhubungan dengan masalah
keselamatan jiwa manusia. Gerakan anti rokok selama ini tidak lebih dari gerakan kepentingan bisnis korporasi yang concern utamanya bukan pada kesehatan
masyarakat, tetapi bagaimana menciptakan keuntungan secara global dengan menggunakan fasilitas lembaga-lembaga publik internasional maupun badan hukum internasional. Tanpa mempedulikan, bahwa gerakan ini telah mengorbankan kebenaran, kedaualatan hukum maupun kedaulatan bangsa dan negara, demi keuntungan besar untuk korporasi-korporasi internasional. 



Baca Selengkapnya...

Khasiat Yang Tersembunyi dari Buah Mahkota Dewa

Setelah mengetahui khasiat tumbuhan satu ini, mungkin Anda segera berminat menanamnya. Dunia tanaman obat kini kedatangan “pendatang baru” yang lumayan hebat. Mahkota dewa namanya.
Ia bisa membuat penderita penyakit ringan macam gatal-gatal, pegal-pegal, atau flu, hingga penyakit berat seperti kanker dan diabetes, merasakan kesembuhan.
Mengetahui khasiat tumbuhan satu ini, mungkin Anda segera berminat menanamnya. Betapa tidak. Tanaman ini ternyata punya khasiat luar biasa. Ia bisa menyembuhkan gangguan kesehatan dari yang ecek-ecek hingga yang nyaris tak ada harapan sembuh. Kalau cuma pegal-pegal, sehari dua hari bakal hilang.
Flu?
Wah, itu tugas yang juga bisa dibereskan dalam sehari dua hari. Diabetes pun bakal takluk dalam beberapa bulan.
Bagaimana dengan kanker?
Meski butuh waktu bulanan, tanaman ini pun sanggup melawannya sampai titik darah penghabisan. Paling tidak itu berdasarkan pengalaman empiris banyak orang, termasuk yang merasa sembuh dari penyakit pada organ hati atau jantung, hipertensi, rematik, serta asam urat.
Untuk mengolahnya jadi obat pun sangat gampang. Cuma dengan menyeduh “teh racik” terbuat dari kulit dan daging buah, cangkang buah, atau daunnya, bahan obat alami ini pun siap dipakai. Kalau enggak menghendaki rasa pahitnya, kita bisa sedikit bersusah payah mengolahnya menjadi ramuan instan. Rasanya ditanggung lebih sedap tanpa mengurangi khasiat.
Itulah mahkota dewa (Phaleria macrocarpa). Tanaman yang kabarnya berasal dari daratan Papua ini di Jawa Tengah dan Yogyakarta dijuluki makuto dewo, makuto rojo, atau makuto ratu. Orang Banten menyebutnya raja obat, karena khasiatnya bisa menyembuhkan berbagai penyakit. Sementara, orang-orang dari etnik Cina menamainya pau yang artinya obat pusaka.
Dari alergi hingga kanker
Sebagian orang mungkin pernah sekadar melihatnya, sebagian lagi mendengar namanya pun tidak pernah. Wajar bila selama ini sangat sedikit orang tahu mahkota dewa. Apalagi khasiatnya. Bahkan, di banyak lembaga penelitian yang menangani tumbuhan berkhasiat obat belum ditemukan hasil penelitiannya.
Sampai saat ini, setidaknya baru dr. Regina Sumastuti dari Jurusan Farmakologi, Universitas Gadjah Mada yang telah menelitinya. Itu pun masih terbatas pada pengujian terhadap efek antihistamin atau antialergi.
Padahal, kalangan keraton Solo dan Yogyakarta telah lama mengenalnya dan memanfaatkannya sebagai tanaman obat. Beruntung, lama-lama manfaat luar biasa ini bocor ke kalangan awam.
Sekarang, tanaman ini seakan turun dari langit sebagai “dewa penyelamat” orang sakit. Berbagai kesaksian dikemukakan mereka yang telah merasakan khasiatnya. Dalam buku Mahkota Dewa Obat Pusaka Para Dewa karya Ning Harmanto, ketua Kerukunan Wanita Tani Bunga Lily, yang menekuni pengobatan dengan mahkota dewa, ada 26 orang yang mengakui keampuhannya atau ditulis berhasil sembuh dari sakitnya berkat mahkota dewa.
Di antara mereka adalah Tuti Ariestyani Winata, yang setelah menjalani operasi pengangkatan kista di rahim, mengalami kemunduran kondisi tubuh. Badannya kurus, perutnya membuncit seperti sedang hamil tua, jari-jari kakinya menggemuk, tekanan darahnya naik-turun, dan Hb-nya sangat rendah.
Beberapa dokter yang dikunjunginya memberikan diagnosis berbeda. Ada yang mendiagnosisnya menderita kanker hati, sirosis hati, dan ada pula yang menyatakan dia menderita hepatitis kronis. Tak kunjung memperoleh kepastian penyakit yang dideritanya, atas saran Ning, Tuti akhirnya mengonsumsi air rebusan daging buah mahkota dewa. Setelah enam bulan, Tuti merasa sembuh dan kondisi tubuhnya membaik kembali.
Selain Tuti, Diana yang berdomisili di Bekasi menyatakan berhasil sembuh dari penyakit kanker di payudara kanannya setelah menjalani operasi dua kali lagi untuk membersihkan kanker di payudara kirinya.
Anna Winata di Bogor dan Retno di Bekasi juga merasakan sehat kembali dari sakit kanker rahim berkat mahkota dewa. Ny. Parlan di Balikpapan pun berhasil menormalkan kadar gula darahnya berkat tumbuhan obat ini.
Masih banyak lagi contoh keberhasilan yang lain. Sayangnya, yang tidak berhasil tidak pernah terungkap, sehingga tidak bisa diketahui penyakit apa yang tidak mampu dilawan tanaman berbuah merah menyala ini.
Selama ini daun dan buah mahkota dewa dimanfaatkan masyarakat Indonesia, khususnya di Jawa, sebagai obat penyakit kulit, gatal-gatal, dan eksim. Penyakit tersebut ditandai dengan gejala gatal-gatal, pertanda adanya alergi terhadap agen tertentu yang mendorong sel-sel tubuh mengeluarkan histamin.
Soal kemampuan melawan penyakit kulit ini Sumastuti sudah membuktikannya. Dari penelitian secara in vitro menggunakan usus halus marmot, diketahui, memang benar daun dan buah mahkota dewa mempunyai efek antihistamin. Artinya, tanaman tersebut secara ilmiah bisa dipertanggungjawabkan penggunaannya sebagai obat gatal-gatal akibat gigitan serangga atau ulat bulu, eksim, dan penyakit lain akibat alergi.
Penelitian lain masih kita tunggu untuk membuktikan khasiat luar biasa seperti yang dirasakan beberapa orang di atas. Namun, cerita dari mulut ke mulut rupanya sudah membuat orang, terutama yang sakit berat dan umumnya hampir putus harapan, percaya. Maka, orang pun mulai beramai-ramai mencari bagian berkhasiat mahkota dewa.
Tak sedikit yang mencoba menanamnya di pekarangan rumah. Bahkan, ada yang melihat “wabah” ini sebagai peluang usaha untuk membudidayakan dan mengolahnya menjadi produk ramuan obat tradisional atau jamu dengan berbagai bentuk.
Dijadikan “teh”
Menanam mahkota dewa memang bukan perkara sulit. Tumbuhan, yang bisa hidup baik pada ketinggian 10 – 1.000 m dpl., ini bisa ditanam dari biji atau hasil cangkokan.
Meski penanamannya bisa di dalam pot atau langsung di tanah, pertumbuhannya akan lebih baik bila ditanam di tanah. Tanaman dari biji biasanya sudah berbuah pada umur 10 – 12 bulan. Yang berasal dari cangkokan, mestinya berbuah lebih cepat.
Buah inilah bagian yang paling banyak digunakan sebagai obat alami, di samping daun dan batang. Dari ketiga bagiannya, yakni kulit dan daging buah, cangkang (batok biji), serta biji, yang dimanfaatkan umumnya kulit dan daging buah serta cangkangnya. Buah muda berwarna hijau dan yang tua berwarna merah cerah.
“Khasiat buah muda dan tua sama saja,” jelas Ning. Sayang, senyawa apa yang terkandung dalam bagian-bagian buah, masih belum terungkap secara detil. Cuma, Hutapea dkk. (1999), seperti dikutip Sumastuti, menyatakan, dalam daun dan kulit buah makuto dewo terkandung senyawa saponin dan flavonoid, yang masing-masing memiliki efek antialergi dan antihistamin.
Ning menulis, dalam keadaan segar, kulit dan daging buah muda mahkota dewa terasa sepet-sepet pahit. Sedangkan yang sudah tua sepet-sepet agak manis. Jika dimakan segar akan menimbulkan bengkak di mulut, sariawan, mabuk, bahkan keracunan. Apa penyebabnya, belum diketahui dengan pasti. Karenanya, tidak dianjurkan untuk mengonsumsinya dalam keadaan segar.
Cangkangnya memiliki rasa sepet-sepet pahit, lebih pahit dari kulit dan daging buah. Bagian ini juga tidak dianjurkan untuk dikonsumsi langsung karena dapat mengakibatkan mabuk, pusing, bahkan pingsan. Namun, setelah diolah, bagian ini lebih mujarab ketimbang kulit dan daging buah. Ia dapat mengobati penyakit berat macam kanker payudara, kanker rahim, sakit paru-paru, dan sirosis hati.
Ada alasan mengapa biji mahkota dewa tidak dikonsumsi. “Bijinya sangat beracun. Kalau mengunyahnya, kita bisa muntah-muntah dan lidah mati rasa,” tambah Ning. Karenanya, bagian ini cuma digunakan sebagai obat luar untuk penyakit kulit.
Sudah tentu untuk menjadikan daging buah atau cangkangnya sebagai obat, perlu pengolahan terlebih dulu. Bisa dijadikan buah kering, teh racik, atau ramuan instan. Namun, yang sering dilakukan adalah dengan menjadikannya teh racik dan ramuan instan.
Bagian lain yang bisa dijadikan obat adalah batang dan daun. Menurut Ning dalam bukunya, batang mahkota dewa secara empiris bisa mengobati kanker tulang. Sedangkan daunnya bisa menyembuhkan lemah syahwat, disentri, alergi, dan tumor. Cara memanfaatkan daun adalah dengan merebus dan meminum airnya.
Jangan kaget. Begitu minum ramuan mahkota dewa, kita segera merasakan serangan kantuk. Efek ini normal. Efek lainnya adalah mabuk. Untuk menghilangkan efek ini dianjurkan untuk minum air lebih banyak. Untuk konsumsi selanjutnya, takaran mahkota dewa perlu dikurangi. Jika masih tetap mabuk, sebaiknya untuk sementara hentikan dulu. Di samping efek buruk tadi ternyata masih ada efek “baik”-nya. “Psst … kadang-kadang kaum pria ada yang libidonya meningkat,” bisik Ning.
Menurut Ning, dalam proses menyembuhkan penyakit dalam atau penyakit serius macam kanker rahim, setelah pasien mengonsumsi seduhan mahkota dewa badannya bisa merasakan panas-dingin, bahkan kadang kala mengeluarkan gumpalan darah berbau busuk. “Ini merupakan proses pembersihan penyakit,” tulis Ning.
Penggunaannya bisa dalam bentuk ramuan tunggal bisa pula ramuan campuran. “Pencampuran dengan tumbuhan obat lain dimaksudkan untuk memperkuat khasiatnya dan menetralisir racun. Juga untuk mengurangi rasa tidak enaknya,” tutur Ning, yang mengaku sering melayani “resep” yang ditulis beberapa dokter.
Upaya penyembuhan menggunakan ramuan mahkota dewa, menurut Ning, tidak bisa cepat membuahkan hasil. Pengobatannya perlu dilakukan beberapa kali. Bahkan untuk penyakit berat yang kronis perlu waktu lama. Yang perlu diperhatikan adalah takaran penggunaannya mesti tidak melebihi yang dianjurkan. Kalau takarannya berlebih, pengaruh yang tidak diinginkan bisa muncul.
Mesti diingat, wanita hamil muda dilarang mengonsumsi mahkota dewa. Seperti dikutip Ning, Sumastuti juga telah membuktikan mahkota dewa mampu berperan seperti oxytosin atau sintosinon yang dapat memacu kerja otot rahim sehingga memperlancar proses persalinan. Ini bisa membahayakan kehamilan yang masih muda.
Yang tak kalah penting, pesan Ning, dalam menggunakan ramuan mahkota dewa kita dianjurkan menyugesti atau menyakinkan diri bahwa ramuan ini manjur, berdoa untuk kesembuhan kita, dan tetap mengunjungi dokter untuk mengetahui perkembangan kesehatan kita. (intisari)
Resep untuk Menjinakkan Kanker
Pada orang dewasa, untuk mengobati kanker (payudara atau rahim) yang tidak terlalu parah atau sekadar upaya pencegahan, cukup gunakan satu sendok makan ramuan instan yang diseduh dengan segelas air minum. Minum sehari dua kali, pagi dan sore hari.
Bila penyakitnya serius, perlu ramuan campuran teh racik mahkota dewa dan kunyit putih instan. Caranya, kita rebus satu sendok teh teh racik mahkota dewa dalam tiga gelas air hingga airnya tinggal setengahnya. Lalu, tambahkan satu sendok teh kunyit putih instan. Ramuan ini diminum tiga kali sehari.
Untuk penyakit yang sangat serius dosis ini dibuat dua kali lipat atau sampai satu sendok makan teh racik mahkota dewa. Pengobatan ini memerlukan waktu 3 – 6 bulan. Setelah pasien merasa sembuh ramuan tetap dikonsumsi dengan takaran dikurangi.
Mengendalikan diabetes
Untuk mencegah atau mengobati penyakit diabetes yang tidak terlalu serius diperlukan 3 – 5 potong teh racik mahkota dewa yang direbus dalam tiga gelas air bersama tiga lembar daun salam. Perebusan dilakukan hingga air tinggal setengahnya. Ramuan ini diminum tiga hari sampai seminggu sekali. Sedangkan untuk mengobati diabetes parah kita merebus dengan cara yang sama: sesendok teh racik mahkota dewa dan tiga lembar daun salam. Ramuan diminum tiga kali sehari.
 
 
 
Baca Selengkapnya...

10 Gereja Terbesar Di Dunia [+pic]

Jumat, 02 Juli 2010

Berikut ini adalah 10 gereja terbesar di seluruh dunia, dihitung berdasarkan luas tanah nya..

Spoiler for 10:
Sanctuary of Our Lady of Licheń, Poland
Spoiler for gambar:

Gereja ini merupakan gereja terbesar di Polandia, ke 7 di Eropa, dan ke 10 di dunia. Dibangun mulai tahun 1994-2004 (masih baru nih gereja). Panjangnya 120m dan lebar 77m. Gereja ini dibangun untuk menghormati Bunda Maria (Ibunda Yesus). Di gereja ini juga disimpan lukisan berumur 200 tahun yaitu "Our Lady of Sorrows, Queen of Polland"
ini gambarnya
Baca Selengkapnya...

Apa itu Hotspot ??

mungkin disini banyak agan-agan yang sering mendengar istilah hotspot, tapi apa agan tau pengertian hotspot itu sendiri?
untuk lebih jelasnya simak isi trit ini

Quote:
Definisi Hotspot
Hotspot merujuk pada tempat-tempat tertentu (biasanya tempat umum)yang memiliki layanan internet dengan menggunakan teknologi Wireless LAN, seperti pada perguruan tinggi, mall, plaza, perpustakaan, restoran ataupun bandara.

Layanan internet seperti ini, ada yang berbayar dan yang tidak (gratis).
Baca Selengkapnya...

Inilah Perbedaan Kota Inggris Tahun 1909 dan 2009

Apabila kita mendatangi suatu tempat, pasti sering kita bertanya-tanya, seperti apakah tempat ini 100 tahun yang lalu atau 100 tahun yang akan datang. Tapi kenapa kalau di lihat dari foto-fotonya kok ga jauh beda ya? Bahkan bentuk bangunannya dan rumah serta ruko nya banyak yang masih sama, apa mereka berusaha menjaga kelestarian budaya dan peninggalan jaman dulu ya?

Inilah foto-foto yang difoto pada awal abad 20 dan sekarang, jadi sudah sekitar 100 tahun yang lalu.

www.haxims.blogspot.com
Baca Selengkapnya...

4 Seniman Paling Berpengaruh di Dunia


1. Beethoven

lahir pada tahun 1770 .Bethoven adalah seorang Jerman komposer dan pianis. Ia adalah tokoh paling penting dalam periode transisi antara Klasik dan Romantic era dalam musik klasik Barat, dan tetap menjadi salah satu yang terkenal dan paling berpengaruh komposer sepanjang masa. yang kemudian ibukota Elektorat Cologne dan bagian dari Kekaisaran Romawi Suci Bangsa Jerman pada masa kini-hari Jerman, ia pindah ke Wina di awal tahun duapuluhan dan tinggal di sana, belajar dengan Joseph Haydn dan cepat mendapatkan reputasi sebagai virtuoso pianis. Pendengarannya mulai memburuk di akhir 1790-an, namun ia terus menulis, melakukan, dan melakukan, bahkan setelah menjadi tuli sepenuhnya.Bethoven tetap tidak berhenti berkarya meskipun penyakit tulinya semakin parah.Mungkin dengan ketuliannya,perasaan dan kepekaannya menjadi lebih terasa sehingga ia berhasil menghasilkan karya berkualitas tinggi.
Baca Selengkapnya...

Wifi Gratis Memakai Wajan Penggorengan


1. INTERNET GRATIS ini perlu SYARAT.

a. Ada hotspot atau tempat yang menggunakan internet memakai sistem wireless. Sehingga dari hotspot itulah kita masuk untuk menggunakan internet.

b. Jarak wajan anda dengan hotspot adalah tidak sangat jauh. Kira – kira 1 – 2 km (tambah jauh anda harus memperbesar diameter wajan dan tambah melemah sinyal gelombangnya, tambah dekat akan tambah bagus, apalagi hotspotnya disebelah rumah anda, ini sih anda ndak usah pakai antena wajan)

c. Hotspot yang anda tangkap adalah gratis. Artinya tidak dikunci oleh penyebar hotspot itu, yang artinya tidak ada gambar gembok di gambar sinyal hotspot di komputer. ( Kalau anda didaerah hotspot itu saja tidak bisa masuk atau minta password itu namanya tidak gratis, artinya itu menjadi gratis bila anda bisa menjadi hacker, dan itu artinya cerita lain lagi, nanti saja saya ceritakan)

d. Hotspot dan wajan anda tidak terhalang bangunan tebal, pepohonan yang rapat. Artinya tambah bablas tanpa halangan itu sangat baik. ( ingat, siaran TV anda pun akan ada semutnya bila antena anda terhalang bangunan orang.)

2. Anda tetap perlu MODAL.


a. Disini anda perlu beli alat – alatnya donk. Yang paling mahal adalah WLAN USB. (sebenarnya didunia itu yang gratis.. tis… itu ndak ada kecuali kentut. Dan tanpa uang bagaimana bisa bikin alat)

b. Tekad pantang menyerah. Loh ???? ini yang paling penting. Ilmu itu absolut alias pasti dan WIRELESS WAJAN ini sudah terbukti oleh banyak orang secara teoritis dan prakteknya bisa. Bila tidak bisa berarti kesalahan ada pada diri anda atau alat yang kurang tepat bukan pada ilmunya. Sehingga cobalah analisis, tahap mana yang membuat anda gagal.

3. Pelajari dan mengertilah semua tahapannya.


a. Semakin jauh jarak antena dengan komputer anda yang artinya semakin anda mempertinggi antena maka sinyal dari wajan kekomputer akan melemah atau bahkan hilang. Sehingga anda perlu alat penguat transmisi sinyal pada kabel. (Ingat, kenapa PLN menggunakan trafo – trafo penguat tegangan listrik dipinggir jalan, karena arus listrik akan banyak hilang dalam perjalanan dikabel yang sangat jauh itu)

Oke … kita mulai saja alat – alat yang kita butuhkan. Disini saya bocorkan sedikit harga barangnya sebagai kisaran saja. Mungkin dapat berbeda – beda. Apalagi anda bisa mendapatkannya secara gratis tapi jangan nyolong.

1. High Speed USB WLAN.

Ini alat paling penting. Karena inilah mbah dari otak penangkap sinyal hotspot wireless. Dialah yang mengubah gelombang radio yang ditangkap wajan menjadi data kembali di komputer anda. Harganya dulu sekitar 200rb contoh mereknya adalah D-Link DWL-G122.

2. Wajan.


Ya wajan penggorengan itu. Ukuran diameter minimal 40 cm. Syaratnya adalah alumunium tambah baik, cekungannya tidak terlalu cekung alias dalam, Bulat bunder ser, dan tidak ada yang make seperti istri, ibu atau tetangga anda. Harganya sekitar 30-50 rb, mereknya, halah masak ndak tau nyari wajan sih ???

3. Pralon 3 inci sepanjang 23 cm.

Tau pralon kan, itu tuh pipa yang buat nyalurin air dari talang air. Carilah yang tipis saja, agar gelombang sinyal dapat mudah diserap.

4. Tutup pralon 3 inci 2 buah.


Ini nantinya buat nutup kedua ujung pralon. Tanya aja ditoko bahan bangunan.

5. Alumunium Foil


Tau kan lembaran alumunium foil yang buat bungkus ikan bakar, ngoven atau dipake nyabu itu loh. Ndak banyak kok pakenya. Beli satu gulungan aja dah lebih dari cukup.

6. Busa atau gabus alias styrofoam.

Yang ini sih nyari aja atau minta. Cuma buat ganjel – ganjel USB WLAN aja nantinya.

7. Kabel USB.


Ini nanti buat sambungan antara USB WLAN yang ada diantena wajan dengan komputer. Cari aja di toko alat sparepart komputer pasti tau dan kedua ujungnya cari yang beda cewe dan cowo, jangan yang sejenis ndak kimpoi ntar. Harganya sekitar 20rb.

8. Kabel UTP atau LAN 12 meter.


Ini sebagai pemanjangan dari kabel USB yang kita potong dan sambung dengan kabel UTP ini. Karena kalo kita beli kabel USB jadi itu paling panjangnya 1 meteran. Mana bisa diolor keatap rumah. Kita butuh kabel jenis lain bila anda mau lebih panjang lagi, karena ingat semakin panjang semakin hilang sinyalnya. Harga 3rb permeter.

Alat – alat diatas adalah bahan – bahan basic atau dasar yang harus wajib anda sediakan. Kalo anda mau nambah – nambah bisa saja. Seperti,

1. USB Active Extension Cable

Ini adalah kabel khusus untuk kabel USB yang panjang – panjang, Satu gulungan panjangnya 5 meter. Tiap ujungnya ada chip untuk penguat sinyal. Dengan memakai ini anda tidak perlu pakai kabel USB yang disambung kabel UTP. Anda bisa olor kabelnya sampai maksimal 20 meter. Kabelnya sudah jadi lengkap tinggal colok ke USB WLAN dan komputer, sambung – sambung jadi deh.

2. Klem,Solder, Bor dan kawan – kawan sejenis.


Ini agar wajan wireless yang sudah jadi bisa dikaitkan di penyangga apa saja. Yang lainnya ini sih kreativitas anda sendiri saja. Pada intinya bagaimana caranya wajan anda usahakan tidak gondal gandul kena angin. Dapat berdiri tegak diatap rumah, dan lestari nongkrong berbulan bulan dipanggang matahari.

Oke … sekarang siapkan maharnya diatas tadi, dan kita kerjakan tahapan tahapannya. Sebelumnya siapkan diri anda mengukur dan berhitung.

1. Siapkan wajan anda.

Yang paling penting disini adalah bagaimana kita menentukan titik fokus dari gelombang. Ingat, hukum fisika bahwa gelombang yang datang akan dipantulkan, seperti kita mengumpulkan berkas sinar dengan kaca pembesar untuk membakar kertas. Itulah titik fokus. Rumusnya:
F = D² 16 x C1
www.haxims.blogspot.com
Dimana : F = jarak dari dasar wajan ke titik fokus.
Baca Selengkapnya...

Sejarah Sendal Jepit


Sandal jepit atau sandal Jepang adalah sandal berwarna-warni dari karet atau karet sintetis. Tali sandal berbentuk huruf "v" menghubungkan bagian depan dan bagian belakang sandal. Bagian bawah sandal umumnya rata (tidak memiliki hak), sedangkan bagian atas sandal tidak memiliki penutup.
Sandal jepit dipakai dengan meletakkan poros bagian depan tali sandal di antara ibu jari dan telunjuk kaki, sehingga tidak terlepas sewaktu dipakai berjalan. Selain dipakai di dalam ruang atau kamar mandi, sandal jepit digunakan di luar rumah pada kesempatan tidak resmi, dan kegiatan rekreasi seperti di pantai atau kolam renang.
Sandal jepit juga disebut sandal swallow. Nama tersebut berasal dari salah satu merek sandal jepit. Havaianas adalah merek sandal jepit eksklusif dari Brazil. Perusahaan ini memulainya pada tahun 1962 dengan memproduksi sandal mirip zōri, namun dibuat dari karet.
haxims.blogspot.com
Baca Selengkapnya...

Sejarah Kulkas




Kemampuan kulkas mengawetkan makanan bukannya karena benda ini sakti, lho! Sebenarnya, lemari es mampu mengeluarkan hawa dingin di dalamnya sehingga bakteri-bakteri pembusuk tidak bisa hidup dalam bahan makanan.

Berabad-abad lalu, sebelum lemari es ditemukan, orang-orang Romawi kuno mengawetkan makanan menggunakan es yang mereka angkut dari puncak gunung. Duh, terbayang kan repotnya. Untuk menyimpan makanan saja harus berlelah-lelah seperti itu.
Baca Selengkapnya...

Foto Kuburan Yang Tidak Menyeramkan di Rumania


Biasanya jika kita mendengar kata kuburan, telinga dan hati kita merespon dengan ngeri. Pasti ada nuansa menyeramkan dan kesedihan yang ditonjolkan di situ. Kematian merupakan jalan menuju kepada kekekalan dan sangat ditakuti oleh orang-orang.

Kuburanlah merupakan peristirahatan badani untuk jenazah. Dan nuansa ngeri sudah distempelkan di sana.
Tapi bagaimana dengan kuburan yang ada di utara Rumania ini? Kuburan dengan nama Merry Cemetery of Sapanta yang terletak di setelah utara Rumania tidak menimbulkan aroma angker. Bahkan jauh dari kesan menyeramkan, kuburan ini bahkan terdengar menyenangkan. Tapi tentunya bukan bagi jenazah, tapi
bagi orang-orang yang berkunjung. Itulah sebabnya, Merry Cemetery of Sapanta merupakan salah satu daya tarik pariwisata orang-orang berkunjung ke sana. Bukan sekedar ziarah, tapi tamasya.

Berikut ini foto kuburan yang tidak menyeramkan di Rumania ini:

Spoiler for kuburan di rumania:
haxims.blogspot.com
Baca Selengkapnya...

Sejarah Singkat Razor 1911 Team


Sejarah Singkat
Kelompok ini awalnya didirikan dengan nama Razor 2992 oleh Doctor No, Insane TTM dan Sector9 di Norwegia pada Oktober 1985 sebagai Commodore 64 (komputer 8 bit) software kracking group. Tak lama setelah itu, mereka berubah nama dari 2992 ke 1911 sebagai sindiran kepada kracker lain yang cenderung terlalu sering menggunakan nomor 666, "1911" sendiri dalam heksadesimal di artikan ‘777’. (klo ga salah translate)hehe
www.haxims.blogspot.com
Baca Selengkapnya...

Benda-Benda Simple Tapi Sangat Berguna


s (Karet Gelang)
www.kaskuslover.tk
Karet diciptakan oleh Stephen Perry pada 1845 di bawah bendera Messers Perry & Co, Inggris. Dia menemukan karet gelang melalui karet vulkanisir. Sejak hari itu telah menjadi bagian integral dari kantor kami. Setiap kali kita ingin sesuatu yang mengikat solusi pertama kita pikirkan adalah karet gelang.
Baca Selengkapnya...

Kebiasaan Buruk Para Jomblo

artikel dari  haxims.blogspot.com

-- Negatif thinking --

Misalnya, kalau pas lagi jalan sendiri, lalu ada yang tanya (teman kerja atau teman sekampus lain jurusan), "Koq sendiri?" Langsung deh reaksinya seperti ini: "Sudah tahu sendiri, pakai tanya-tanya. Mentang-mentang gua jomblo. Nyindir, ya."

Atau, suatu kali ngelihat ada orang lain yang ngelihatin: "Kenapa sih lihat-lihat?! Anehnya ya, karena gua jomblo. Dasar, tamblo (tampang bloon) lu."

Padahal, "Koq sendiri?" itu kan pertanyaan standar orang yang pengen tanya tapi nggak tahu mau tanya apa. Just basa-basi. Nggak ada maksud apa-apa. Malah kalau tanyanya "Koq berdua?" atau "Sama siapa?" jadi aneh bin konyol. Lha, sudah jelas sendiri pakai tanya "Koq berdua?" atau "Sama siapa?" segala.

Dan orang yang ngelihatin bisa saja karena rasa-rasanya koq kenal. Atau kagum sama tahi lalat di pipi kita. Dipikirnya, "Hoki bener tuh orang ada tahi lalat di pipinya. Coba kalau tahi kebo atau tahi kucing, kan jelek!" - Jadi, nggak ada kait-mengkait dengan kejombloan kita.

Begitulah kalau sudah dikuasai pikiran negatif. Segala sesuatu disikapi secara negatif. Ibarat orang pakai kacamata hitam. Semua yang dilihatnya serba hitam. Lalu bagaimana dong mengatasinya? Tidak ada cara lain, ganti kacamatanya dengan kacamata yang lebih terang. Jangan salahkan obyek yang dilihat.

-- Citra diri yang negatif --

"Siapalah saya ini. Tampang pas-pasan. Nggak bisa apa-apa pula. Otak belet, lha nilai kuliah saja hampir tidak pernah bergeser dari C. Dapet B tuh untung. A, wah ajaib benar anugerah-Mu deh. Mana ada yang mau sama saya.

Seandainya saya jadi orang lain pun, nggak bakalan koq saya mau punya pacar kayak diri saya begini."

Padahal gambaran kita tentang diri kita sendiri akan sangat berpengaruh terhadap pikiran, perasaan dan sikap hidup kita. Ibarat makanan bagi tubuh kita, citra diri akan sangat menentukan; apakah kita akan menjadi pribadi yang optimistis, percaya diri, punya semangat hidup. Atau sebaliknya, menjadi pribadi yang pesimistis, rendah diri, loyo alias nggak punya semangat hidup.

-- Rumput di halaman rumah tetangga kelihatan lebih hijau --

"Duh, enak nian punya pacar kayak die. Kemana-mana ada yang nemenin. Ada yang perhatiin and diperhatiin. Ada shoulder to cry on. Malam minggu nggak cengo sendiri di rumah. Lonely. Bisa ngerasain dag dig dug serrr tiap nunggu doi. Kapan pun dan dimana pun ada yang selalu bisa di-call. Pokoknya asyik deh."

Jadi nganggepnya hidup orang lain tuh lebih enak, lebih baik, lebih nikmat, lebih segalanya. Lalu kita berandai-andai; seandainya hidup kita kayak hidup die, dunia kita kayak dunia die. Seolah kita nih baru bahagia kalau kayak die. Kita jadi kurang bersyukur dengan hidup kita sendiri. Padahal, mana ada sih orang yang hidupnya selalu senang.

Siapa pun pastilah punya senang dan susahnya sendiri. Punya pacar pun nggak melulu enak koq. Kadang ada sebalnya. Kadang bisa bikin jengkel and stress juga. So, jangan heran kalau yang sudah punya pacar pun bisa mikir begini: "Duh, enak nian ngejomblo. Bebase sebebas burung di udara.

-- Berselubung topeng --

Nggak jujur dengan diri sendiri. Nggak apa adanya.

Contoh 1 (gaya selebritis: kemayu, dengan sikap bertutur diatur): "Aku emang belum mau pacaran koq. Suer. Masih ingin sendiri." - Yang sebenarnya: aku belum ketemu yang aku mau die mau. Adanya aku mau die nggak mau, die mau akunya nggak mau. Ada yang aku mau die mau, eh die maunya mau nabok sama aku.

Padahal apa salahnya bilang, "Aku bukannya nggak kepengen, tapi belum ketemu yang pas." Titik. Kalau bilangnya: belum mau pacaran, masih ingin sendiri - besok atau lusa ternyata ketemu yang cocok. Nah, luh baru nyaho. Malu kan mesti ngejilat ludah kuda (kalau ludah sendiri sudah biasa.

Contoh 2 (gaya politisi: kemaki, dengan sikap bertutur nggak teratur): "Gue naksir die?! Idihh, amit-amit. Sorry ya, dibayar

goceng pun nggak bakalan gue ambil!" - Yang sebenarnya: aku sih okelah sama die, tapi dienya cuek banget. Benci deh aku (dengan gaya genit ala Pelawak Tessi).

Padahal apa salahnya bilang, "Dienya cuek begitu, mana berani gue." Titik. Kalau bilangnya: amit-amit, dibayar goceng pun gua gak bakalan ambil - dan ternyata die tuh ngesir sama kita, cuma karena die punya "kemaluan" gede (baca: pemalu) jadinya die pasang sikap cuek bebek. Sok cool. Nah, gimana coba kalau begitu?! Masak mau ikut-ikut si selebritis: ngejilat ludah kuda.

So, tanggalkan topeng itu. Apa adanya sajalah. Tapi ya, jangan vulgar, mengobral atau norak. Jujur dengan elegan gitulah.

-- Hanyut terbawa perasaan --

Nelangsa. Merasa kasihan pada diri sendiri. Seakan dengan ke-jomblo- an itu, dia menjadi orang yang paling malang di dunia. Makan jadi nggak enak (apalagi sayurnya sudah basi, kurang garam pula), tidur nggak nyenyak (AC mati nggak ada listrik, banyak nyamuk lagi).

Nyanyinya pun lagu Chrisye: "Di malam yang sesunyi ini aku sendiri, tiada yang menemani...... srot, srot (nyedot ingus). Akhirnya kini kusadari dia telah pergi tinggalkan diriku..... pufz, pufz (buang ingus pakai lengan baju). Nanini nananininani ninaneniii (bagian ini nggak hafal). Reff: Mengapa terjadi pada diriku, aku tak percaya kau telah tiada.... hiks, hiks (terisak). Haruskah ku pergi tinggalkan dunia..... hoahh, hoahh (nangis sejadi-jadinya)."

Selanjutnya no comment deh. Bukan apa-apa, saya takut ikut-ikut sedih, ikut-ikut nangis, ikut-ikut sedot ingus. Malah repot. Lagian, orang yang lagi terhanyut oleh aneka rupa perasaan susah dan sedih sebetulnya kan nggak butuh kata-kata; ia lebih butuh empati dan simpati.

Saya cuma mau bilang: "You'll never walk alone, Jomblo (ngutip lagu yang biasa dinyanyiin fans Liverpool). Kan banyak juga yang jomblo hehehe."

-- Memaksakan kehendak --

Cara halus: "Hi, cowok, godain kita dong!" (ekstrim: sambil melotot, satu tangan berkacak pinggang satu tangan lagi menggenggam batu siap ditimpukin). Atau, "Hi, cewek, kita godain ya!" (ekstrim: sambil memiting seorang nenek yang kebetulan lewat, dan menodongkan pistol ke keningnya).

Cara kasar: "Apa pun yang terjadi gua harus dapetin doi; biar gunung-gunung beranjak dan bukit-bukit bergoyang. Pokoknya harus dan kudu!" (ekstrim: bayar segerombolan preman untuk menculik doi, lalu dengan gaya kungfu Bruce Li datang menyelamatkannya).

Atau, "Saya nggak bisa hidup tanpa doi. Sudahlah, saya mau mati saja! Mana tali, mana tali! Saya mau gantung diri!" (ekstrim: "Bunda, hidup ini kejam. Kembalikan saja aku ke dalam rahimmu!" - segede gitu, gimana masukinnya ya?!")

Atau, "Marilah kepadaku semua yang letih, lesu dan membutuhkan kehangatan, aku akan memberikan diriku seutuhnya!" (ekstrim: ..... disensor).

Dan kalau berdoa doanya begini: "Tuhan, kalau dia jodoh saya, dekatkanlah. Kalau dia bukan jodoh saya, jodohkanlah. Tapi kalau dia nggak bisa jadi jodoh saya, biarkan dia ngejomblo seumur hidup. Amin."

Padahal segala sesuatu yang dipaksakan - apalagi soal jodoh - pasti akan lebih banyak buruknya daripada baiknya. Usaha tentunya nggak salah, punya keinginan mangga silahkan. Tapi iringilah itu dengan penyerahan diri kepada Sang Khalik: "Bukan hendakku yang jadi, melainkan kehendak-Mu!"

Dengan berusaha dan berserah, hidup akan terasa lebih ringan. Tuhan tahu apa yang terbaik buat diri kita. Percaya deh.

-- Sirik --

Orang Manado bilang mangiri. Alias iri dengki. Nggak senang ngelihat orang lain senang. Senangnya ngejelek-jelekin dan ngecil-ngecilin kebaikan orang lain. "Alaaa, dia sih piala bergilir. Lihat aja, bentar lagi juga dia akan pindah ke pelukan cowok laen. Gua sih amit-amit dapetin dia!"

"Eh elu tahu nggak, dia itu kanbekas pacarnya teman sodara teman gue. Nah, kata teman gue, temen gue dari sodaranya, sodaranya dari temennya yang mantan dia itu, dia pernah terlibat narkoba tuh. Pernah digerebek polisi segala. Ortunya sampai jual rumahnya untuk bebasin dia dari penjara."

Padahal ke-sirik-an hanya akan membuat kita makin buruk di mata orang lain. Dan pasti di mata Tuhan juga. Nggak ada faedahnya.



blog-apa-aja.blogspot.com
Baca Selengkapnya...

Kebanyakan Tidur Bikin Badan Lemas

Kamis, 01 Juli 2010

Terkadang orang mengganti waktu tidurnya yang kurang dengan tidur lebih lama keesokan harinya. Tapi tidur yang terlalu lama justru membuat tubuh menjadi lemas. Kenapa bisa begitu?
www.haxims.blospot.com
Tubuh memiliki siklus bangun dan tidur yang sudah terpola dengan sendirinya. Ketika seseorang tidur dalam waktu yang lebih lama dari biasanya misal saat liburan, maka akan terjadi pergeseran pola dari yang sudah ada sebelumnya.

Akibat dari pergeseran pola tersebut, tubuh akan terasa lemas dan rasanya masih ingin tetap tertidur. Jika tubuh merasakan adanya siklus yang salah atau berbeda maka orang akan merasakan kelesuan, kelelahan dan pusing. Kondisi ini sangat mirip dengan gejala jet lag.

Seperti dikutip dari Huffingtonpost, Selasa (26/1/2010) agar bisa terbebas dari rasa lemas dan pusing akibat terlalu banyak tidur, sebaiknya keluar dari kamar tidur agar mendapatkan paparan sinar matahari atau paksakan diri untuk melakukan suatu aktivitas.

Sebagai contoh, ketika seseorang ingin bangun dan terjaga dari tidurnya seringkali tubuh tidak mau mengikuti keinginan tersebut. Untuk merangsangnya cobalah pergi keluar kamar agar mendapatkan sinar matahari selama 10-15 menit atau melakukan aktivitas fisik di luar dengan cahaya terang dan jauh dari kamar tidur.

Kegiatan tidur memang memiliki siklus tersendiri, rata-rata siklus tidur seseorang berlangsung antara 80-120 menit (rata-rata 90 menit) dan biasanya seseorang memiliki 5 silus setiap malamnya (total sekitar 7,5 jam). Bisa saja seseorang terbangun di tengah-tengah siklus tersebut, sedangkan bagi orang yang sering terbangun di tengah-tengah siklus ini akan memiliki pola tidur yang buruk.

Untuk menghindari rasa lemas karena terlalu banyak tidur, tak ada salahnya untuk melakukan beberapa tips berikut agar pola tidurnya teratur, yaitu:


1. Buatlah waktu bangun dan tidur yang sama setiap harinya, termasuk pada akhir pekan. Kuncinya adalah pada saat bangun tidur, jika tidur lebih awal maka bangun tidurnya pun harus lebih awal.
2. Biasakan diri untuk terkena sinar matahari pagi setiap harinya saat baru bangun tidur. Selain bagus untuk menghilangkan rasa lemas, sinar matahari pagi juga mengandung vitamin D yang berguna bagi tubuh.
3. Hindari tidur terlalu lama saat akhir pekan, meskipun malam sebelumnya tidur larut malam. Usahakan tidur 15-30 menit lebih awal pada malam berikutnya.
4. Hindari mengonsumsi kafein dan alkohol 2-3 jam sebelum waktu tidur.


Jika sudah memiliki waktu tidur yang cukup tapi tetap terasa lemas saat bangun tidur, ada kemungkinan bukan masalah kuantitas jam tidurnya namun ada masalah di kualitas tidurnya seperti sering terbangun atau tidurnya tak nyenyak.




blog-apa-aja.blogspot.com 
Baca Selengkapnya...

10 Jenis Anjing Terpintar di Dunia

Rabu, 02 Juni 2010


10. Australian Cattle Dog
evolusi-apa-aja.blogspot.com
Anjing jenis ini sangat aktif. Mereka butuh exercise rutin, baik secara fisik maupun mental. Mereka aslinya dikembangbiakan di Australia. Mereka adalah pemikir yang mandiri, kreatif (dalam versi anjing) dan sangat protektif terhadap propertinya, termasuk orang.
Baca Selengkapnya...

Genghis Khan Membunuh 1.748.000 Orang Dalam 1 Jam ?


http://www.artikelbebasku.co.cc/


Setelah perang dingin berakhir, peran Genghis Khan sebagai bapak Mongolia kembali terkenal. Dibawah penguasa Soviet, orang-orang Mongol bahkan dilarang menyebut nama Genghis Khan keras-keras. Sekarang, orang-orang mongol sudah bisa berziarah ke makam Genghis Khan yang telah di temukan. Begitu banyak produk-produk atau temuan-temuan yang dikait-kaitkan dengan nama Genghis Khan muncul ke permukaan akhir-akhir ini sehingga pemerintah Mongolia mempertimbangkan untuk menghakciptakan nama “Genghis Khan” untuk melindungi Integritas nama Genghis kan sebagai bapak Mongolia.
Baca Selengkapnya...

Membandingkan Gaji Merupakan Sumber Ketidakbahagiaan !

Selasa, 01 Juni 2010



Membanding-bandingkan pendapatan dengan sanak saudara dan teman adalah resep ketidakbahagiaan, demikian kesimpulan sebuah hasil penelitian.

Para peneliti menganalisa data dari sebuah survei yang dilakukan di benua Eropa secara luas menemukan bahwa 75% dari orang-orang yang ditanyai mengaku adalah sangat penting untuk membandingkan gaji mereka dengan orang lain.

Tetapi mereka yang membandingkan gaji mereka kelihatan kurang puas hati, khususnya jika mereka membandingkan dengan sanak saudara atau teman-teman yang bukan rekan sekerja.

Hasil studi yang diterbitkan di dalam Economic Journal itu juga menemukan bahwa orang yang miskin adalah kelompok yang paling terpengaruh.

Para peneliti di Paris School of Economics menggunakan data dari Survei Sosial Eropa dengan 19.000 responden di 24 negara.

Mereka menemukan bahwa orang-orang yang suka membandingkan pendapatan mereka dengan orang lain cenderung kurang bahagia.

Tanggapan ini memperlihatkan bahwa semakin besar derajat kepentingan yang dilekatkan seseorang terhadap perbandingan seperti itu, maka semakin rendah mereka menempatkan diri pada ukuran kepuasaan terhadap hidup dan juga perasaan tertekan.

Wanita dan pria sama saja

Tidak ada perbedaan yang terlihat antara kaum perempuan dan pria mengenai bagaimana mereka membandingkan penghasilan dengan orang-orang di sekitar mereka.

Tetapi membatasi diri dengan tidak membandingkan penghasilan dengan rekan-rekan sekantor mereka adalah hal yang terlihat paling tidak merusak.

Dari hasil penelitian ini terlihat bahwa membandingkan gaji dengan teman dan sahabat dua kali lebih menyakitkan daripada membandingkan dengan teman-teman sekerja.

Orang-orang di negara lebih miskin, menurut studi ini, lebih sering membandingkan gaji mereka dengan orang-orang yang di negara yang lebih kaya.

Sementara di dalam suatu negara, orang-orang yang lebih miskin lebih sering membandingkan gaji mereka dengan orang-orang yang lebih kaya.

Para peneliti mengisyaratkan bahwa ketika seseorang membandingkan gajinya dengan rekan sekantor, ada kemungkinan hal itu justru membantu memberi semangat mengenai kemungkinan gaji yang akan diperoleh orang tersebut di masa mendatang.

Mereka menyimpulkan: "Terus menerus membandingkan diri anda dengan orang lain tampaknya membuat dunia menjadi kurang bahagia - dan menjadi tempat yang lebih tidak setara."

Pemimpin penelitian ini, Profesor Andrew Clark, menambahkan temuan bahwa dampak yang lebih besar justru terlihat di kelompok yang lebih miskin adalah mengejutkan.

"Saya tadinya mengira bahwa orang-orang yang lebih kaya akan lebih sering membanding-bandingkan karena jika anda sudah di bawah yang lebih penting adalah mendapatkan hal-hal yang minimum harus dimiliki, tetapi ternyata tidak begitu."

Setengah kosong

Profesor Cary Cooper, ahli psikologi organisasi dan kesehatan di Lancaster University Management School, mengatakan jenis orang yang terus-terusan membandingkan diri mereka dengan orang lain cenderung tidak percaya para diri mereka sendiri.

"Kita perlu mengetahui mana yang pertama, apakah orang-orang yang selalu membandingkan penghasilannya ini adalah tipe orang-orang yang memang selalu melihat gelas setengah kosong dan kalau iya, berarti memang itu adalah konsekuensi dari sifat itu. Atau perbandingan ini yang membuat mereka tidak bahagia?"

Dia mengatakan perbandingan dengan teman-teman satu sekolah atau kuliah di universitas adalah yang paling menyakitkan.

"Dengan teman sekerja itu lebih soal keadilan, tetapi dengan teman sekolah yang memiliki peluang yang sama, anda mungkin jadi berfikir 'Mereka jauh lebih berhasil daripada saya karena itu pasti saya yang kurang mampu."

"Saya akan menasehati orang agar tidak membanding-bandingkan diri mereka sendiri dan berbahagialah dengan diri serta situasi mereka saat ini. Ingat orang-orang yang anda jadikan perbandingan mungkin saja tidak lebih gembira dari anda."
 
Baca Selengkapnya...

Sejarah Anime Dan Manga

Anime adalah istilah yang digunakan untuk menyebutkan film animasi/kartun Jepang. Kata tersebut berasal dari kata animation yang dalam pelafalan bahasa Jepang menjadi animeshon. Kata tersebut kemudian disingkat menjadi anime. Meskipun pada dasarnya anime tidak dimaksudkan khusus untuk animasi Jepang, tetapi kebanyakan orang menggunakan kata tersebut untuk membedakan antara film animasi buatan Jepang dan non-Jepang.

Sejarah karya animasi di Jepang diawali dengan dilakukannya First Experiments in Animation oleh Shimokawa Bokoten, Koichi Junichi, dan Kitayama Seitaro pada tahun 1913. Kemudian diikuti film pendek (hanya berdurasi sekitar 5 menit) karya Oten Shimokawa yang berjudul Imokawa Mukuzo Genkanban no Maki tahun 1917. Pada saat itu Oten membutuhkan waktu 6 bulan hanya untuk mengerjakan animasi sepanjang 5 menit tersebut dan masih berupa “film bisu”. Karya Oten itu kemudian disusul dengan anime berjudul Saru Kani Kassen dan Momotaro hasil karya Seitaro Kitayama pada tahun 1918, yang dibuat untuk pihak movie company Nihon Katsudo Shashin (Nikatsu). Pada tahun 1918 Seitaro kembali membuat anime dengan judul Taro no Banpei. Tetapi semua catatan tentang anime tersebut dikatakan hilang akibat gempa bumi di Tokyo pada tahun 1923.


Selain Oten dan Seitaro, ada juga beberapa animator lain seperti, Junichi Kouichi (Hanahekonai Meitou no Maki, 1917), Sanae Yamamoto (Obasuteyama, 1924), Noburo Ofuji (Saiyuki, 1926 dan Urashima Taro, 1928), Yasushi Murata (Dobutsu Olympic Taikai, 1928). Pada saat itu, muncul pula anime pertama yang mempunyai sekuel yaitu Sarugashima (1930) dan kelanjutannya yaitu Kaizoku-bune (1931).
Pada tahun 1927, Amerika Serikat telah berhasil membuat animasi dengan menggunakan suara (pada saat itu hanya menggunakan background music). Jepang kemudian mengikuti langkah itu dan anime pertama dengan menggunakan suara musik adalah Kujira (1927) karya Noburo Ofuji. Sedangkan anime pertama yang “berbicara” adalah karya Ofuji yang berjudul Kuro Nyago(1930) dan berdurasi 90 detik. Salah satu anime yang tercatat sebelum meletus Perang Dunia II dan merupakan anime pertama dengan menggunakan optic track (seperti yang digunakan pada masa sekarang) adalah Chikara To Onna No Yononaka (1932) karya Kenzo Masaoka.
Dalam tahun 1943 Masaoka bersama dengan seorang muridnya, Senoo Kosei, mereka membuat kurang lebih lima episode anime berjudul Momotaro no Umiwashi (Momotaro, the Sea Eagle). Anime yang ditayangkan ini merupakan anime Jepang pertama dengan durasi lebih dari 30 menit (short animated feature film). Mendekati akhir dari Perang Pasifik, yaitu pada bulan April 1945, Senoo telah membuat dan menampilkan kurang lebih sembilan episode anime yang merupakan karya besarnya, Momotaro: Umi no Shinpei (Momotaro: Devine Soldier of the Sea).
Anime ini merupakan anime Jepang pertama yang berdurasi panjang, yaitu sekitar 72 menit (animated feature film). Keduanya adalah anime propaganda yang mengadaptasi dari cerita legenda terkenal Jepang, Momotaro, dan merupakan salah satu dari anime terpopuler pada masa tersebut.

Noburo Ofuji juga pernah mencoba membuat anime yang berwarna. Pada saat itu ia membuat anime Ogon no Hana (1930) dengan hanya 2 warna, tetapi tidak pernah dirilis. Anime pertama yang dirilis dengan warna baru muncul lama setelah itu yaitu Boku no Yakyu (194 8) karya Megumi Asano.
Setelah Perang Dunia II, industri anime dan manga bangkit kembali berkat Osamu Tezuka. Orang yang dijuluki “God of Manga” ini pada saat itu baru berusia sekitar 20 tahun dan karyanya adalah Shintakarajima yang muncul pada tahun 1947. Hanya dalam beberapa tahun saja, Tezuka kemudian menjadi sangat terkenal.
Ketika habis masa kontraknya dengan Toei pada tahun 1962, Tezuka kemudian mendirikan Osamu Tezuka Production Animation Departement, yang kemudian disebut dengan Mushi Productions dengan produksi pertamanya film pendek berjudul Aru Machi Kado no Monogatari (1962). Produk Mushi Production yang terkenal adalah Tetsuwan Atom. Namun Tetsuwan Atom bukanlah animasi televisi buatan lokal pertama yang ditayangkan. Tahun 1960 adalah pertama kalinya ditayangkan anime TV di Jepang, yaitu Mittsu no Hanashi (Tree Tales) – The Third Blood yang merupakan anime TV Special.
Dilanjutkan dengan penayangan serial anime TV produksi Otogi-Pro berjudul Instant Story pada tanggal 1 Mei 1961 di stasiun televisi Fuji (Fuji Terebi). Walaupun hanya berdurasi 3 menit serial ini cukup mendapat popularitas serta bertahan hingga tahun 1962. Penayangan anime tersebut merupakan merupakan tanda bagi kelahiran anime TV Series produksi Jepang yang pertama. Meski demikian, Tetsuwan Atom adalah anime pertama yang ditayangkan secara reguler. Acara ini sangat terkenal bahkan sampai ke beberapa negara di luar Jepang (di Amerika Tetsuwan Atom dikenal sebagai Astro Boy).
ANIME GENERASI BERIKUTNYA

Sekitar tahun 1960-an, anime di televisi kebanyakan masih ditujukan untuk anak-anak. Materi cerita yang disajikan masih berkisar dalam kebaikan melawan kejahatan dan sesuatu yang lucu. Meski demikian dalam beberapa anime seperti 8-Man, diceritakan bahwa tokoh utamanya mati terbunuh kemudian dihidupkan kembali sebagai cyborg atau bahkan Mach Go Go Godengan plot yang agak mendalam tetapi semua masih tetap menitikberatkan pada pertentangan antara kebaikan dan kejahatan.
Perubahan baru mulai tampak terjadi pada era 1970-an. Anime yang diangkat dari karya mangaka dengan nama Monkey Punchyaitu Lupin Sansei (Lupin III) menjadi anime yang ditujukan bagi penonton dewasa dengan menyajikan humor-humor dewasa dan slapstick violence. Acara televisi ini ternyata sangat digemari sehingga muncul dalam bentuk film dan bahkan serial televisinya pun dibuat menjadi 2 sekuel.
Robot besar dalam anime pertama kali diperkenalkan pada tahun 1966 melalui karya Shotaro Kaneda, Tetsujin 28. Sejak itu mulai bermunculan anime-anime yang bertema hampir serupa. Pada tahun 1979, muncul anime Kidou Senshi Gundam yang menurut sebagian orang pada saat itu merupakan “formula campuran” antara robot dari Tetsujin 28 dan cerita kepahlawanan luar angkasa dari Uchuu Senkan Yamato.
Memasuki era 80-an, anime semakin digemari dan semakin banyak produser film yang berusaha memenuhi keinginan masyarakat. Pertumbuhan ini semakin ditunjang dengan munculnya kaset video sebagai media. Dengan adanya teknologi VCR, masyarakat bisa memperoleh anime kesayangan mereka dalam bentuk video. Hal inilah yang kemudian mendorong munculnya versi video sebuah anime yang langsung dijual kepada masyarakat tanpa harus ditayangkan di televisi terlebih dahulu. (Dikenal dengan istilah OVA - Original Video Animation atau OAV - Original Animated Video).
Akira Toriyama

Pada era 80 sampai 90-an awal, Akira Toriyama dan Rumiko Takahashi disebut-sebut sebagai mangaka yang menguasai dunia anime dan manga. Toriyama dengan anime Dragon Ball nya yang muncul mulai tahun 1986 dan Takahashi dengan karya-karyanya seperti Urusei Yatsura dan Ranma ½ serta Maison Ikkoku yang bertema komedi dan roman. Selain Toriyama dan Takahashi, ada seorang mangaka lain yang namanya juga dikenal di kalangan penggemar anime dan manga. Ia adalah Go Nagai. Berbeda dengan mangaka lainnya, Go Nagai banyak menghasilkan karya-karya yang cenderung untuk konsumsi orang dewasa karena di dalamnya seringkali ditemukan materi untuk dewasa. Selain itu, Go Nagai juga dikenal sebagai pencipta super robot.
Akira

Sutradara ternama dari Jepang pada saat itu adalah Otamo Katsuhiro dengan karyanya yang terkenal Akira (1988). Akira merupakan anime yang terkenal dalam skala internasional dan dianggap sebagai tonggak baru dalam anime. Sutradara lain yang juga mempengaruhi perubahan dalam dunia anime adalah Shiro Masamune. Melalui manganya Appleseed dan Black Magic M-66ia menyuguhkan cerita dengan setting masa depan di mana batas antara teknologi dengan kemanusiaan menjadi semakin kabur. Pada tahun 1995 Shiro menghasilkan Kokaku Kidoutai (dikenal dengan Ghost In The Shell) yang terkenal.
Selain tema-tema khayalan seperti karya Otamo dan Shiro, juga mulai bermunculan anime dengan tema yang lebih serius dan nyata. Keiji Nakazawa mengangkat tema korban Hiroshima dengan judul Hadashi no Gen yang diangkat menjadi anime pada tahun 1983 dengan sutradara Masaki Mari. Salah satu anime terkenal yang mengangkat tema serupa adalah Hotaru no Haka (Grave of the Fireflies). Dengan bermunculannya anime-anime dengan tema yang kompleks dan mendalam, maka anime telah menembus batasan “hanya untuk anak-anak” dan telah menjadi tontonan bagi berbagai macam tingkat usia

STUDIO-STUDIO ANIME BERKUALITAS

Toshio Okada mengumpulkan beberapa orang pencipta anime dan mendirikan GAINAX. Pada tahun 80 dan 90-an, Gainax memproduksi anime-anime yang cukup signifikan dalam perkembangan dunia anime. Video pertama dari Gainax adalah Otaku no Video yang berkisah tentang dunia penggemar anime yang cukup unik tetapi tidak cukup untuk mengangkat nama mereka. Karya mereka yang berikutnya adalah Oneamitsu no Tsubasa Oritsu Uchuu Gun (Wings of Honneamise) merupakan cerita fiksi ilmiah yang terkenal. Diikuti kemudian dengan serial Top O Nerae! Gunbuster dan serial televisi Fushigi na Umi no Nadia (Nadia, Secret of Blue Water). Gainax kemudian merilis anime yang menjadi titik tolak baru yaitu Shinseiki Evangelion (Neon Genesis Evangelion) yang menawarkan konsep yang memadukan fiksi ilmiah dengan unsur psikologi.

Selain Gainax, juga ada Studio Ghibli yang didirikan oleh Isao Takahata dan Hayao Miyazaki. Pada tahun 1971, keduanya pernah menjadi sutradara serial Lupin Sansei dan kemudian berkolaborasi menciptakan Mirai no Shonen Conan. Karya Miyazaki yang signifikan adalah pada tahun 1978 yang berjudul Cagliostro no Shiro. Karya ini kemudian diikuti dengan Kaze no Tani no Nausicaa, Tenku no Shiro Rapyuta, Tonari no Totoro, Majo no Takkyubin, Kurenai no Tuta/Porco Rosso, Heisei Tanuki Gassen Ponpoko, dan Mononoke Hime. Saat ini, bisa dikatakan Studio Ghibli adalah rumah produksi anime yang menghasilkan anime-anime berkualitas tinggi baik dari segi art maupun cerita. Karya terbaru Miyazaki, Sen to Chihiro no Kamikakushi(Spirited Away), berhasil memenangkan penghargaan Academy Award tahun 2002.
Sekarang ini, sudah mulai banyak bermunculan rumah produksi yang menghasilkan anime-anime berkualitas tinggi baik dari art maupun cerita seperti GONZO Animation, BONES, Studio Pierrot, dan masih banyak lainnya. Demikian pula dengan para penciptanya (anime maupun manga) seperti CLAMP, Yuu Watase, dan yang lainnya. Selain itu, seiring dengan maraknya game console, juga mulai bermunculan anime-anime yang diangkat dari game seperti Sakura Taisen (beserta sekuel-sekuelnya) sampai dengan Gun Parade March (2003).
SEJARAH MANGA

Manga adalah istilah yang digunakan untuk menyebut komik Jepang. Kata "manga" digunakan pertama kali oleh seorang seniman bernama Hokusai dan berasal dari dua huruf Cina yang artinya kira-kira gambar manusia untuk menceritakan sesuatu.

Pada akhir abad 18, manga mulai muncul untuk pertama kalinya. Buku komik yang pertama muncul adalah kibyoushi yang berisikan cerita dengan gambar beserta narasi dan dialog di sebelah/mengelilinginya. Tema yang diangkat pun bermacam-macam. Pada akhir abad 19, Jepang secara cepat menyerap budaya, pengetahuan dan teknologi Barat, sehingga kibyoushi tergeser keberadaannya.

Dalam sejarah manga, mungkin yang perlu dicatat adalah peranan Osamu Tezuka yang dikenal sebagai “God of Manga”. Tetsuwan Atom adalah manga karya Osamu Tezuka yang terkenal dan mendunia baik sebagai manga maupun anime.


only-top-artikel.blogspot.com
Baca Selengkapnya...

Kehidupan Rakyat San Fransisco yang Dikelilingi Awan

Sabtu, 29 Mei 2010


Spoiler for 1.:

Baca Selengkapnya...

Seluruh Artikel