Blog Apa Aja
Sumber Artikel Gue

Jangan Lupa Mampir Y

Blog Apa Aja

FaceBook n Twitter
Add n Follow Me, Join Group


Facebook :
Join Group In Facebook
Add Me As Friend

Twitter :
Follow Me


Hope U Like This Feature


Dengan Fitur Di Atas, Semoga Sobat Bisa Lebih Dekat dengan Blog Apa Aja

NOT Your Language..? Translate It..!!!

English French German Spain Italian Dutch Russian Portuguese Japanese Korean Arabic Chinese Simplified

Lima Penemuan Unik Peneliti Cilik Indonesia

Selasa, 13 September 2011

Alat Pak Kadir (Amal Nurngaziz/ VIVAnews.com)
Indonesia sebenarnya tak kering dengan orang-orang pintar. Anak-anak pintar Indonesia beberapa kali berhasil menyabet prestasi tertinggi dalam kontes di tingkat internasional.

Bahkan, anak-anak Indonesia juga berhasil menemukan beberapa alat, termasuk metode belajar. Temuan-temuan mereka juga mendapat apresiasi dari berbagai lembaga.
Berikut ini lima temuan dari anak-anak Indonesia yang baru saja mendapatkan penghargaan dari sebuah kontes:

1. Permainan Matematika Maju Mundur (P3M)
Karya ini ditemukan oleh Raihany Hidayati Az Zahra, siswi kelas V SDIT Salsabila, Bekasi. Diilhami pengalaman teman-temannya yang kesulitan mempelajari matematika, ia menciptakan sebuah permainan dengan mengadaptasi permainan ular tangga dengan diisi konsep matematika, yakni pengurangan, penjumlahan, serta perkalian bilangan bulat.

"Idenya gara-gara banyak teman yang belum mengerti bilangan bulat, saya gunakan ular tangga tapi konsepnya berbeda," kata Hany.

Dalam karyanya, permainan yang dibuat pada April 2011 ini seperti bermain ular tangga. Namun diganti dengan konsep berjalan Maju Mundur, bukan Naik Turun. Media dadu diganti dengan sebuah batangan kecil yang diwarnai biru dan merah. Warna biru menunjukkan bilangan bulat positif yang berarti langkah maju, sedang warna merah merupakan bilangan bulat negatif, yang baerarti langkah mundur.

Permainan ini dijalankan oleh 2 sampai 5 orang. Setiap pemain mengocok batangan kecil berwarna tersebut. Bila mendapatkan angka 5 biru berarti maju 5 langkah, sebaliknya bila mendapatkan 5 merah, berarti mundur 5 langkah. Demikian permainan ini dijalankan sampai mencapai finish yang terletak di ujung papan yang berjumlah 100 kotak, seperti ular tangga.

Selain konsep maju mundur, dalam permainan ini juga ada konsep tabungan dan utang dengan penerapan bilangan bulat. Ditengah-tengah papan, terdapat kotak Gold, yang berarti pemain yang berhenti pada kotak ini mendapatkan bonus 10 batangan biru yang berarti ia mempunyai tabungan sejumlah yang didapat. Tak jauh dari kotak Gold, juga terdapat kotak Poor, yang berarti bila pemain berhenti pada kotak ini, berarti ia mendapat hukuman berupa utang, yang nantinya dapat dikembalikan bila ia mendapatkan batangan biru. Pemain yang terdahulu mencapai finish, menjadi pemenang permainan ini.

"Dengan konsep tabungan dan utang, anak bisa belajar perhitungan secara tidak langsung," ujar Intan Rahmatin, Guru Pendamping Hany.

Menurut Intan, pelajaran bilangan bulat didapatkan pada anak kelas III SD, dan kecenderungannya banyak anak kesulitan memahami bilangan bulat. "Biasanya anak usia itu, sulit mengurutkan bilangan bulat, tapi dengan permainan ini, nantinya akan bisa," kata dia.

2. Permainan Matematika Cerdik, Mencari Selisih, Wind Zero
Permainan ini merupakan permainan Matematika untuk mencari selisih angka. Permainan ini dibuat oleh Raynor Baruna Reksa Ananta dan Miura Chandra, siswa kelas V SD Kuntum Cemerlang, Bandung.

Awalnya Raynor tergugah saat membantu adiknya yang kesulitan belajar matematika. "Di soal tersebut, ada penjumlahan dengan berbentuk bulat-bulat, itu membingungkan," ujar Raynor.

Dengan dibantu oleh gurunya, ia diarahkan untuk menggantinya dengan konsep kubus. Kemudian ia mencobanya bersama Miura. "Ternyata lebih mudah pakai kubus, karena bisa menaruh angka di setiap sudutnya, jadi mudah mencari selisih," jelasnya.

Permainan ini menggunakan media papan penampang. Konsep Wind Zero ini menggunakan konsep kubus didalamnya ada kotak. Dalam permainan ini, mereka membuat 7 kotak, dengan titik akhir (Zero) berada di tengah-tengah kotak.

Cara memainkannya dengan menuliskan angka berapa pun di setiap 4 sudut terluar kotak. Kemudian mencari selisih antara dua angka yang bersebelahan dan ditulis di tengah-tengah kedua angka tersebut. Setiap hubungan dua angka dalam garis vertikal maupun horizontal, dicari selisihnya. Demikian seterusnya sampai pada titik akhir, dan pasti pada titik akhir tersebut hasilnya angka nol. "Pasti nol, kalau tidak berarti salah menuliskan selisih angka," ujarnya siswa berkacamata ini.

Dalam papan permainan ini, setiap mencapai titik akhir, pemain memencet tombol, yang menunjukkan benar atau tidak. Bila lampu merwarna merah, berarti ada yang salah dalam mencari selisih tersebut. "Permainan ini juga bisa memakai desimal atau pecahan, pasti hasilnya nol," tambahnya.

Permainan ini juga sudah ditransfer di komputer, sehingga lebih asyik mempelajari matematika. "Lebih Fun belajar Matematika," katanya sambil memperagakan permainan.

3. Antena Dahsyat Dari Limbah Rumah
Melihat bekas almunium untuk percobaan di laboratorium, ide Patricia Harjo Utomo kemudian muncul, bagaimana membuat limbah tersebut lebih bermanfaat. Iseng-iseng ia ingin membuat antena.

Kemudian Patricia bertanya kepada gurunya, antena terbuat dari apa, ternyata terbuat dari alumunium. Gayung pun bersambut, limbah yang tak terpakai itu dimanfaatkan. "Saat itu banyak bekas alumunium yang pernah dipakai kakak kelas untuk membuat solar cooker, terus saya pakai saja untuk antena," ujarnya singkat.

Lembaran alumunium dipotong sedemikian rupa, kemudian dihubungkan dengan kabel. Tembaga pada ujung kabel ditempelkan pada lembaran alumunium tersebut. Gambar televisi yang dihasilkan lumayan bening. "Awalnya saya coba di rumah, dan berhasil gambarnya jelas," kata siswi SD Marsudirini Surakarta ini.

Antena hasil temuan Patricia cukup ditaruh di samping televisi, tak perlu tempat yang tinggi untuk mendapatkan gambar yang bagus. "Ukuran alumunium tidak berpengaruh pada gambar. Yang penting alumunium dalam keadaan yang baik, belum rusak. Namun potongan jangan terlalu besar atau kecil," sarannya.

Patricia mengaku bahwa penemuan ini tidak sengaja dibuat untuk mengikuti kompetisi sains. "Sudah saya coba untuk mengisi liburan sekolah," . ujarnya. Ia berharap karyanya bisa membantu masyarakat yang kurang mampu dapat menonton televisi dengan gambar yang jelas dan mudah.

4. Mempercepat Pertumbuhan Benih Tanaman
Rasa penasaran yang tinggi terhadap pertumbuhan alam membawa dua bersudara, Fauzia Noorchaliza dan Fadhilah Noor Nabillah, keduanya Siswi SD Insan Kamil Bogor, meneliti benih-benih biji tanaman. Keduanya berharap mempunyai pohon Apel di rumah mereka.

Dengan karya berjudul "Perkecambahan Benih Dengan Metode kupas Cangkang Kulit Biji (Percobaan pada Biji Buah Apel dan Biji Buah jambu Biji)", keduanya mencoba mengamati pertumbuhan biji apel yang dibeli oleh ibunya. Kemudian mereka meneliti benih jambu biji. Keduanya melakukan pengamatan selama 20 hari, mulai tanggal 14 Mei sampai 3 Juni 2011. Secara cerdik, mereka punya ide untuk membandingkan pertumbuhan benih biji yang dikupas dengan benih biji yang tidak dikupas.

Hasil percobaan menunjukkan bahwa biji yang dikupas lebih cepat berkecambah dibandingkan dengan biji yang tidak dikupas. Tahap perkecambahan dimulai dengan tumbuhnya bakal akar, selanjutnya batang dan daun.

Setiap hari keduanya mencatat pertumbuhan dengan menggunakan alat bantu millimeter blok dan mistar. Hasil pengukuran pertumbuhan divisualisasikan pada kurva pertumbuhan. Dari kurva tersebut, bakal akar biji Apel yang dikupas cangkangnya tumbuh pada hari ke-5, sedangkan bakal akar biji Jambu tumbuh pada hari ke-7. Biji Apel pada hari ke-5 tidak berkecambah, dan biji Jambu berkecambah pada hari ke-9.

Laju pertumbuhan panjang kecambah biji apel dan biji jambu yang dikupas mencapai 0,75 mm/hari dan pada hari ke-20, pertumbuhan cambah mencapai 15 mm. Sedangkan biji apel yang tidak dikupas tidak tumbuh dalam sehari. Pertumbuhan biji jambu dengan dikupas 1,1 mm/ hari pada hari ke-20, cambah tumbuh 22 mm. Biji jambu yang tidak dikupas tumbuh 0,6 mm/hari, padahari ke-20 menjadi 12 mm.

Upaya mereka sangat didukung oleh kedua orangtuanya yang kebetulan seorang dosen. "Mereka tidak saya arahkan, mereka yang inisatif sendiri untuk lihat-lihat pertumbuhan alam," aku Ibu keduanya, Jusri Nilawati.

Bakat Fauzia tumbuh, tambahnya, sejak umur 4 tahun. "Usia 4 tahun, dia sudah sering coba-coba melakukan pengamatan," katanya. Hasil penelitian mereka sempat diujicoba oleh peneliti LIPI dengan media tanah, sebelumnya dalam mengamati biji-biji tersebut, mereka menggunakan dengan media kapas. Dan hasilnya lebih cepat tumbuh di media tanah.

5. Alat Pendeteksi Kadar Air Biji-Bijian (Pak Kadir)
Pada dasarnya biji-bijian setelah panen memerlukan alat tester yang dapat menentukan layak dan tidaknya untuk digiling. Dengan hal tersebut akan menentukan hasil biji yang unggul, misalnya padi untuk dijadikan beras yang utuh dan tidak pecah kecil (menir) disamping kualitas beras dan kuantitas beras agar tidak ikut tersaring pada gilingan bercampur dengan limbah padi (kulit padi) untuk pakan ternak.

Problemnya, bila padi dan jagung kadar airnya tinggi digiling menyebabkan beras dan beras jagung akan pecah serta hasilnya tidak sempurna. Untuk menghindari itu perlu adanya pengeringan biji padi dan jagung terlebih duhulu sampai kadar airnya rendah serta siap digiling.

Melihat petani di daerahnya yang kadang tidak memperhatikan hal ini, Claudya Mardiani Safitri dan Dinar Rizqi P, keduanya siswi SD Jember Lor 03 Jember, melakukan uji coba peralatan untuk mengetahui kadar air dari padi maupun jagung. Kedua orangtua mereka kebetulan petani yang memiliki penggilingan padi. Dengan berkonsultasi dengan guru pendampingnya, keduanya berupaya membuat sebuah alat yang dinamakan, "Pak Kadir Bisa" (Pendeteksi Kadar Air Biji-Bijian Sederhana).

Keduanya membuat alat deteksi sederhana yang terdiri beberapa bahan bekas pakai seperti, tabung bekas, batang tembaga, dan komponen dasar elektronika. Upaya ini tidak mudah bagi mereka. "Lumayan susah karene itu bukan pelajaran SD," ungkap Claudya. Tapi mereka tak menyerah dengan mendalami soal elektronika, baterai, dan kapasitor.

Akhirnya alat sederhana diciptakan. Prinsip kerjanya alat ini akan memberikan sinyal cahaya saat biji-bijian dimasukkan dalam wadah tabung. Bila tabung diisi biji-bijian dengan mengandung kadar air tinggi maka akan terjadi perubahan resistansi dengan kadar tertentu maka menyebabkan lampu (LED) akan menyala dikarenakan perubahan waktu menjadi rendah dan frekwensi menjadi tinggi. Dan sebaliknya bila tabung diisi biji-bijian yang mengandung kadar air rendah menyebabkan lampu kedap-kedip.

"Indikatornya panel lampu berkedip-kedip berarti kadar air rendah. Lampu menyala, kadar air tinggi," ujar Claudia.

Alat tersebut terdiri dari sensor objek yang disambungkan dengan kabel pendeteksi. Cara kerja sensor kapasitor tersebut, yakni pada saat tabung berisi bijian maka yang berubah adalah konstanta (ε) sehingga berubah menjadi kapasitansi (C) sehingga menimbulkan bentuk waktu yang disebut perioda yang menyebabkan lampu menyala bila kadar airnya tinggi.

Pada saat awal arus listrik yang berupa muatan mengisi sensor kapasitor dengan level tegangan maksimum tertentu dan pada saat muatan penuh maka dibuanglah muatan tersebut ke rangkaian selanjutnya hal ini dilakukan secara berulang-ulang. Dengan peristiwa tersebut terjadi tegangan (Volt) pada senso kapasitor terhadap waktu yang mana hal ini tergantung pada isi tabung tersebut yang berupa konstanta (ε) yang berhubungan dengan kadar air biji-bijian.

Untuk menjadikan lampu berkedap-kedip dan menyala maka dibutuhkan alat elektronik yang sederhana berupa IC pewaktu (IC 55) dimana bila lampu menyala sensor kapasitor terisi arus listrik pada muatan dan lampu padam sensor kapasitor membuang muatan.

Dengan alat "Pak Kadir Bisa", menurut Nanang, guru Claudia, petani bisa lebih rincci mengatahui jenis biji-bijiannya, apakah berkadar air rendah atau tinggi. sehingga petani tak merugi. "Misalnya menyelesaikan masalah yang terlihat sepele namun berakibat besar, yaitu apabila padi atau jagung digiling dalam keadaan berkadar air tinggi digiling saaat dijuan turun menjadi Rp5.000,00/kg, padahal seharusnya Rp.8.000/kg," terang Nanang.

Claudya dan Dinar berharap temuannya dapat membantu petani dapat memperoleh keuntungan yang seharusnya.

Kelima tamuan ini menjadi pemenang dari Kontes Juniour Scince Award 2011 yang diselenggarakan PT Kalbe Farma, Sabtu lalu.

( Sumber: http://teknologi.vivanews.com/news/read/246316-lima-penemuan-unik-peneliti-cilik-indonesia )

Baca Selengkapnya...

Stres, Jessica Simpson Ingin Kawin Lari

Jelang pernikahan, Jessica Simpson stres. Saking stresnya, Jessica ingin mengajak pacarnya, Eric Johnson, untuk kawin lari saja.

"Jessica ingin kawin lari supaya bisa menikah berdua saja tanpa ada orang lain," tutur sumber yang dikutip Showbizspy, Selasa (13/9/2011).

Kakak Ashlee Simpson itu stres karena tekanan yang datang, salah satunya dari pemberitaan media. Jessica bahkan bingung menentukan wewangian parfum jenis apa yang akan dikenakannya di hari bahagianya nanti.

"Jessica kesulitan menentukan keputusan-keputusan yang harus diambil untuk pernikahannya. Kalau Eric bertanya terlalu banyak, Jessica menggelengkan kepala tanda dirinya stres," imbuh sumber.

Salah satu yang menjadi bahan perdebatan pasangan calon suami istri itu adalah soal menu makanan untuk disuguhkan kepada tamu. Eric ingin menyediakan menu vegetarian, termasuk kue vegetarian.

Jessica tahu dirinya menjalani hidup normal, tapi tidak bisa membantu dirinya sendiri. Itu disebabkan banyaknya jerawat di wajahnya, makanya dia berpaling memilih makanan yang membuatnya nyaman.

Eric berusaha menenangkan mantan istri Nick Lachey itu, namun gagal. "Jessica sedang kacau. Eric bersedia kawin lari demi menenangkan Jessica," tandasnya.

Jessica dan Eric bertunangan pada November 2010 dan berencana menikah tahun ini.

( Sumber: http://celebrity.okezone.com/read/2011/09/13/33/502241/stres-jessica-simpson-ingin-kawin-lari )

Baca Selengkapnya...

Astronom Temukan 16 Planet Mirip Bumi

Planet HD 85512 b, yang memiliki karakteristik seperti Bumi (sumber : Google)
Para astronom berhasil menemukan 50 planet baru yang berada di luar tata surya dengan menggunakan perangkat pemburu planet yakni HARPS.

Sebanyak 16 planet memiliki ukuran yang lebih besar dari pada Bumi. Salah satu dari planet luar surya itu mengorbit di tepi zona layak huni yang kondisinya mendukung kehidupan dan bisa menjadi tempat tinggal makhluk hidup seperti halnya Bumi.

Dengan memperlajari sifat dari semua planet yang ditemukan oleh HARPS, para ilmuwan mengungkapkan 40 persen dari bintang-bintang tersebut mirip dengan matahari. Namun setidaknya ada satu planet yang memiliki bobot lebih ringan dari planet Saturunus.

"Penemuan besar dari HARPS telah melampaui semua harapan dan mencakup populasi yang sangat banyak dari planet yang memiliki ukuran lebih besar dari Bumi dan beberpa memiliki jenis yang sama dengan Neptunus, semua planet pada umumnya memang mirip dengan Matahari," jelas MIchel Mayor, Pimpinan HARPS, dari University of Geneva, Swiss.

"Bahkan ini merupakan hasil yang lebih baik yang menunjukan kecepatan dalam hal penemuan planet yang berada di luar tata surya kita," tambahnya.

Seperti dikutip TG Daily, Selasa (13/9/2011), salah satu planet yang memiliki 3,6 kali lebih besar dari massa Bumi dijuluki HD 85512 b. Planet ini berada di tepi zona layak huni yang berada disekitar bintang dengan kemungkinan memiliki air dan hampir sama dengan Bumi. Sehingga nantinya mungkin bisa dijadikan tempat tinggal manusia dikemudian hari.

"Ini adalah planet massal terendah yang ditemukan dengan metode kecepatan radial, planet ini berpotensi terletak di zona habitasi bintang dan merupakan planet bermassa rendah kedua yang berhasil ditemukan oleh HARPS di dalam zona layak huni," lanjut Lisa Kaltenegger, seorang ahli pada kelayakhunian exoplanets.

Menurut pejabat setempat, para astronom yakin mereka telah menemukan planet yang lebih berpotensi untuk dihuni yang berada di sekitar bintang mirip dengan Matahari.

"Dalam sepuluh sampai dua puluh tahun mendatang, kita harus memiliki daftar planet yang berpotensi untuk dihuni di lingkungan Matahari. Ini merupakan hal penting yang harus kami lakukan," tambahnya.

( Sumber: http://techno.okezone.com/read/2011/09/13/56/501931/astronom-temukan-16-planet-mirip-bumi )

Baca Selengkapnya...

Sekelompok Ilmuwan Ingin "Beternak" Daging di Laboratorium

Kebanyakan manusia selalu berpikir bahwa satu-satunya cara memenuhi kebutuhan konsumsi daging adalah dengan memelihara ternak dan kemudian memotongnya sebelum dikonsumsi.

Namun tidak demikian dengan sekelompok ilmuwan yang minggu lalu menghadiri pertemuan yang diselenggarakan oleh Chalmers University of Technology dan European Science Foundation di Swedia.

Mereka mulai berpikir untuk memproduksi daging tanpa harus memelihara ternak tapi cukup membuat kultur jaringan alias "beternak" daging di laboratorium. Ini mungkin gagasan yang belum banyak dilirik.

Cara "beternak" ini mirip dengan cara menumbuhkan jaringan untuk keperluan penelitian. Sel bahan baku ternak diubah menjadi sel otot alias daging di cawan petri kemudian ditumbuhkan.

Tentu saja diupayakan agar daging yang berkembang nantinya memiliki nutrisi yang sama dengan daging yang diperoleh dengan cara konvensional. Caranya, dengan menambahkan nutrisi-nutrisi tertentu yang bersumber dari bahan lain.

Para ilmuwan mengungkapkan, "ternak" daging di lab ini memiliki beberapa keuntungan. Pertama, dari sudut pandang lingkungan, cara ini akan mengurangi emisi gas rumah kaca, penggunaan lahan dan konsumsi air.

Cara ini mungkin juga bisa diandalkan untuk mengatasi masalah etis dalam peternakan hewan yang selama ini ada, misalnya kandang yang terlalu padat dan cara pemotongan yang kurang etis, akibat besarnya permintaan konsumsi daging.

Dalam pertemuan minggu lalu, para ilmuwan berusaha mengajak pihak lain untuk fokus pada penelitian tentang cara menumbuhkan daging di lab.

"Kami mengundang semua stakeholder untuk berdiskusi menangani masalah ini dan menentukan arah ke depan. Saat ini, hanya ada sedikit saja penelitian di area daging kultur. Untuk maju ke depan, kita secara substansial harus meningkatkan jumlahnya," kata Jullie Gold, associate professor biofisika di Chalmers, seperti dikutip Science Daily.

Sebanyak 25 ilmuwan yang terdiri dari pakar lingkungan, bioetika, genetika, sel punca dan teknologi pangan telah sepakat untuk meningkatkan funding pada area penelitian ini. Mereka mengungkapkan bahwa hingga saat ini belum ada alasan kuat untuk menentang rencana mengembangkan "ternak" daging ini.

Harapannya, ternak daging ini bisa menyejahterakan manusia dan hewan di masa mendatang. Karena salah satu tujuannya adalah berupaya agar ramah lingkungan, maka ilmuwan pun menaruh perhatian pada upaya melakukan kultur daging secara ramah lingkungan pula.

Misalnya dalam penyediaan nutrisi, para ilmuwan berusaha menggunakan bahan yang ramah lingkungan dan tak bersumber dari hewan. Salah satu sumber nutrisi kuat adalah mikroorganisme fotosintetik alga hijau biru. Nah, kalau daging ini benar terwujud, maukah Anda mengkonsumsinya?

( Sumber: http://www.apakabardunia.com/2011/09/ayo-beternak-daging-di-laboratorium.html )

Baca Selengkapnya...

Berkat Facebook Ibu dan Anak Ini Bertemu Lagi

Seorang anak yang berusia 5 tahun saat ia dibawa pergi di tahun 1999 lalu kembali bertemu dengan ibu kandungnya untuk pertamakali setelah 12 tahun. Semua terjadi dengan bantuan Facebook.

Pada tahun 1999, Kattia Liebers, sang ibu, telah bertarung dengan suaminya di pengadilan di Costa Rica, tempat mereka tinggal saat itu. Ketika suaminya pergi meninggalkan negeri Costa Rica, ia membawa lari anak Liebers.

"Ia mengatakan bahwa ia akan membawa pergi anak saya. Ia akan menghancurkan hidup saya," kata Liebers, seperti dikutip dari FoxNews, 13 September 2011.

Selama bertahun-tahun kemudian, Liebers terus mencari Jared, anaknya. Ia tidak mengetahui ke mana suaminya itu membawa lari sang anak. "Saya terus menangis setiap hari. Tidak bisa makan, tidak bisa tidur," ucapnya.

Lebih dari satu dekade kemudian, pencarian selesai dan kehidupannya kembali berubah. Kali ini, akibat sebuah pesan di Facebook.

"Hi, apakah ini Kattia Chacon Sanchez?" sebut pesan yang diterima Liebers.

"Siapa ini?" balas Liebers.

"Saya Jared Liebers," bunyi balasan yang masuk.

"Kalau kamu Jared Liebers, saya ibumu dan saya sangat menyayangimu," balas Liebers lagi.

Akhirnya, Kattia dan Jared Liebers kembali berkumpul.

Selama ini, Jared tinggal bersama dengan ayahnya di Israel, dan mulai pekan ini, Jared yang kini sudah berusia 17 tahun pindah ke Amerika Serikat untuk tinggal dengan ibunya. Menurut Kattia, ia sengaja tetap menggunakan nama suaminya agar suatu hari sang anak bisa menemukannya.

( Sumber: http://teknologi.vivanews.com/news/read/246710-berkat-facebook-ibu-dan-anak-ini-bertemu-lagi )

Baca Selengkapnya...

Inilah 10 Mobil yang Paling Banyak Kena Tilang

Memiliki mobil dengan harga selangit dengan fitur kecepatan tinggi, tentunya membuat penggunanya ingin memacu secara maksimal mobil itu di jalan raya. Tapi cara itu, kerap kali justru melanggar aturan lalu lintas dan mendapatkan sanksi tilang dari kepolisian.

Sebuah penelitian yang dilakukan oleh Quality Planning, perusahaan spesialis analisis mobil, menyebutkan bahwa ada sepuluh jenis mobil yang paling banyak melakukan pelanggaran di jalan raya.

Menariknya, sepuluh mobil itu bukanlah yang super cepat seperti tahun-tahun sebelumnya. Mereka adalah mobil penumpang yang digunakan untuk keperluan sehari-hari.

Seperti dilansir CNBC dan Automobilemag.com, Selasa 13 September 2011, penelitian tersebut dilakukan di kota-kota besar di semua negara bagian Amerika Serikat. Masa penelitian tersebut ditetapkan selama beberapa bulan dan melihat pelanggaran dalam jarak 100 ribu mil atau sekitar 16 ribu kilometer.

"Dari sepuluh mobil yang paling banyak melanggar itu, tujuh di antaranya dikemudikan oleh wanita, dengan rata-rata usia 40 tahun," kata juru bicara Quality Planning.

Berikut daftar 10 mobil yang paling banyak ditilang:

1. Mercedes-Benz SL-Class Convertible
2. Toyota Camry-Solara Coupe
3. Scion tC Coupe
4. Hummer H2/H3 SUV
5. Scion XB Hatchback
6. Sedan Mercedes-Benz CLS-63 AMG
7. Acura Integra Coupe
8. Sedan Pontiac Grand Prix
9. Sedan Mercedes-Benz CLK 63 AMG
10. Hatchback Volkswagen GTI

( Sumber: http://otomotif.vivanews.com/news/read/246678-10-mobil-yang-paling-banyak-ditilang )

Baca Selengkapnya...

Leila Lopes Miss Universe 2011

FINAL Miss Universe 2011 telah selesai dihelat di Credicard Hall, Sao Paulo, Brasil. Setelah mengikuti tahap demi tahap penyisihan, terpilihlah Miss Angola Leila Lopes sebagai Putri Tercantik Sejagad.

Lopes berhasil menyingkirkan pesaing terberatnya dari Ukraina, yakni Olesya Stefanko.
Miss Universe 2010, Ximena Navarrete, tampak menyematkan tiara di kepala Lopes di malam final Miss Universe yang digelar di Sao Polo, Brasil, Senin malam, 12 September 2011, atau Selasa pagi waktu Indonesia.

Lopes menarik perhatian di ajang Miss Universe saat dia berjalan di catwalk mengenakan gaun malam. Pemilik kulit eksotis ini tampil cantik dan anggun dengan gaun malam berpotongan seksi yang mengantarkannya terpilih sebagai busana malam terfavorit.

Lopes menjadi salah satu yang difavoritkan meraih mahkota Miss Universe. Lopes pun bertekad untuk menjadi yang terbaik di kontes kecantikan sejagat tersebut.

Sementara Putri Indonesia 2010, Nadine Alexandra Dewi Ames, gagal meraih mimpinya. Dia tersingkir dari jajaran 16 besar kontestan Miss Universe 2011.

( Sumber: http://lifestyle.okezone.com/read/2011/09/13/29/501932/leila-lopes-miss-universe-2011 )

Baca Selengkapnya...

Seluruh Artikel